Baru saja dapet kabar bahwa tetangga rumah di kampung sana habis operasi kandungan karena hamil di luar kandungan. Aku turut berduka cita walau hanya denger kabarnya saja.
Kemudian aku berpikir: “Mengapa bisa terjadi hamil di luar rahim atau kandungan ?“
Pikiranku kemudian melayang dan mensimulasikan ruang dalam rahim sampai dengan proses pembuahan, kemudian sel telur yang sudah dibuahi tumbuh menjadi janin dan seterusnya…. arrhhh…. nggak banget deh … Tetapi ada satu hal yang aku temukan dari kemungkinan terjadinya kehamilan di luar kandungan.
Seperti biasa sebelum lanjut baca, tolong sediakan batu/sepatu untuk melempar layar komputer jika tiba-tiba anda marah-mara selesai membaca tulisan ini, atau juga siap-siap ambil posisi untuk melempar hp atau pc tablet kalau anda membaca tulisan ini melalui gadget tersebut.
Langsung aja, berikut ini penjelasan ilmiah mengenai proses terjadinya hamil di luar rahim.
Pada proses normal, sel terlur akan dibuahi di antara indung telur dengan rahim oleh sperma yaitu dalam saluran tuba fallopi. Setelah dibuahi sel telur yang sudah dibuahi akan bergerak menuju dan menempel di dinding rahim dan tumbuh menjadi janin.
Nah proses lepasnya sel telur dari indung telur di dalam rahim terjadi ketika sel telur atau ovum itu sudah matang lebih tepatnya kondisi matang banget yaitu masa-masa akhir siklus haid. Sebgaimana kita ketahui bahwa haid adalah proses pelepasan sel telur yang sudah keluar dari indung telur dan sudah tumbuh di dinding rahim tetapi tidak dibuahi oleh sperma.
Pada kondisi tertentu, kalau normalnya ovum yang sudah matang itu lepas dari indung telur dan dalam masa perjalanan menuju dinding rahim. Masa-masa ini bisanya terjadi pada sepertiga terakhir siklus haid. Nah jika pada masa ini perempuang mengalami orgasme maka sel telur kemungkinan besar akan ikut keluar bersama dengan cairan orgasme, sehingga sel telur tersebut sudah keluar dari area rahim dan berada di luar rahim tetapi masih di dalam ruang yang kalau istilah kedokterannya cervical canal atau juga dalam area vagina.
Bila sel telur ini kemudian bertemu dengan sperma, maka secara alamiah dari sananya, maka akan terjadi pembuahan di luar tempatnya. Dan secara alamiah, sel telur yang telah dibuahi kemudian akan berkembangbiak dan menempel pada dinding terdekat dan membuat sebuah jalur transportasi (bahasa gampangnya akan membentuk akar) ke dinding / daging yang ditempelinya. Nah inilah proses yang aku yakin menjadi sebab terjadinya kehamilan di luar kandungan.
Kondisi itu terjadi apa bila seorang perempuan dalam kondisi menjelang akhir siklus haid, kemudian dia bersama suaminya melakukan hubungan badan dan yang terjadi adalah sang istri orgasme duluan kemudian disusul sang suami orgasme. Memang kadang membuat sang istri orgasme duluan adalah kesenangan tersendiri bagi sang suami agar sang istri bahagia, tetapi ya juga kalau ada kondisi yang seperti aku jelaskan di atas, lebih baik di perhitungkan lagi.
He he eh itulah analisaku dengan basic pengetahuanku adalah seorang programmer java kemudian di tambah dengan sedikit ingatan mengenai pelajaran biologi kelas 3 SMA 10 tahun yang lalu.
artikel ini memiliki kandungan 15% analisis, 5% fakta dan 80% sotoy..:P
…..Noted. Buat persiapan untuk ntar, enam-tujuh tahun lagi buat saya sama istri saya. Makasih mas!!!
Hah … lama banget yak ?
Sapa to
Jerene si ana, wetan ngumah mam …
Wetan ngumah ya giwing
owalah deneng pada ngerani nyong….udu wetan ndean, kulon qiqiqi
Iki wetan ngumah nang wonosobo mba ..
Senin pagi, seperti biasa, duduk manis di kantor yang masih sepi, nyalain komputer, internetan sambil ngecek web.
wah disini jadi tambah ilmu terimakasih gan………….