Oase Iman – Cerpen kiriman dari sahabat Shafiqah Aida Treest


Seneng sekali dapet kesempatan untuk request sebuah cerpen dari seorang bloggerwati. Mmmh… belum kenal lama sih, cuma baru sekali berkunjung… tapi kesannya kayak blogger lama gituh…

Namanya Shafiqah Adia Treest, seorang akhwat yang aku mendoakannya semoga cita-citanya menjadi penulis yang istiqamah di jalanNya… amiin..

Kayaknya cerpen-cerpen si doi ini udah siap tayang, maksudnya aku sudah siap berburu buku-bukunya biar bisa baca lebih banyak tulisan-tulisan yang berisi motivasi. He he he… yang merasa jangan tinggi-tinggi melayangnya … :mrgreen:

Tapi coba aja baca deh dibawah ini, bagus isinya…

=====================================

OASE IMAN

Perjalanan panjangku dimulai dari sini …
Ada pelipur gundah kala aku melangkahkah kaki untuk yang pertama kalinya dalam naungan niat untuk mencari apa yang sampai detik ini tak kupahami. Berharap ada secercah asa yang nantinya akan ku bawa kembali …
Kulihat bayangku di aspal yang berdebu. Ada ribuan atau bahkan jutaan pertanyaan yang saling berkaitan kala kutelusuri lebih dalam tentang ini. Aku berusaha menerka dan kuhentikan sejenak langkahku dan memilih untuk duduk di sisi sebuah persimpangan tak bertuan. Kubuka kitabku yang selama ini kukenal dengan nama Al Qur’an dan kubaca hingga aku berusaha memahami makna yang tersirat di dalamnya.

“Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka   menyembah-Ku” (QS. Az Zariyat : 56)

Aku tahu bahwa aku diciptakan untuk menyembah atau beribadah kepada-Nya. Tapi kepada siapa? Mungkinkah ini jawabannya : Allaahu ismun li dzaatil wajibul wujuud yang berarti artinya : Allah itu adalah sesuatu yang pasti ada keberadaannya (eksistensi). Cukup lama aku tertegun, hingga kudapatkan jawaban yang bisa membuat hatiku tenang. Aku tersenyum sumringah kala membacanya.

Katakanlah: “Dialah Allah, Yang Maha Esa”. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan, dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia “.
(QS. Al – Ikhlas : 1 – 4)

Aku sudah menjawab pertanyaanku sendiri mengenai siapakah Allah, Dzat pemilik alam semesta ini. Namun, dimanakah Allah berada? Aku kembali memutar otak untuk menjawab pertanyaanku lagi. Terlihat awan seolah menaungi dari teriknya mentari di siang ini. Begitu cepatnya aku mendapatkan jawaban atas pertanyaanku yang berbarengan pula dengan seruan kumandang adzan Dzuhur.

“Dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat nadinya.”
(Qs. Al-Qaf : 16)

kedekatan yang bukan berarti kedekatan material melainkan perkara maknawi dan murni non-material.
(Kutipan Menggapai Fatamorgana bag. Oase Iman 1 karangan Shafiqah Adia Treest, hal. 2 – 5)

***
Aku menutup buku catatanku dengan senyuman dan hilanglah semua keraguan itu. Lalu, nikmat apalagi yang perlu kudustakan?
Aku beranjak dari tempat dudukku dengan bantuan kursi roda dan menyempatkan diri untuk seaat berada di sisi jendela kamar yang terbuka. Semilir angin berhembus membuat hati ini merasa nyaman dan semakin menggebu pula rinduku ini. Sungguh, tiada yang pantas untuk kucintai selain diriNya.
Aku tak sendiri di dunia ini, jadi … untuk apa aku bersedih dan masih malu untuk keluar dari kamarku. Ayo, bangun kembali mimpiku ini. Tak punya kaki tak berarti mati. Tak bisa berjalan tak berarti berhenti sampai di sini. Tidak, aku tidak boleh meratap dan hanya bermimpi karena semua itu akan kembali …
Bila selama ini aku hanya mengukirnya di buku catatanku, tapi kini aku bisa mengeliling dunia dengan kursi roda ini karena sesungguhnya keluasan dunia itu adalah bagaimana cara kita memandang hidup ini. Bila pandangan kita sempit, maka dunia pun akan terasa luas dan iman pun terhimpit. Tapi bila pandangan kita luas, maka dunia pun bisa berada dalam genggaman yang diiringi pula oleh keluasan iman yang tiada tara …
Teman, bukan tidak mungkin semua yang diimpikan bisa tercapai walaupun kekurangan mewarnai diri. Bila kita percaya, maka apapun bisa terlaksana dengan iringan doa dan rasa syukur membasahi lisan kita …

Created by  : Shafiqah Adia Treest
www.4antum.wordpress.com
adia.treest@gmail.com

===============================
Nhaa gimana ? bagus kan !

Ayo kamu semua bisa request koq ke doi…

Buat doi makasih yaa…

10 pemikiran pada “Oase Iman – Cerpen kiriman dari sahabat Shafiqah Aida Treest

    • Iya mas… mari kita doakan…
      Kayaknya mba Syafiqah ini udah bulat tekadnya untuk jadi penulis… semoga sukses

    • Sampai habis baca satu cerpen aku belum menemukan adanya kekurangan yang perlu diperbaiki…
      tapi ada satu yang kurang yaitu…

      nambah cerpennya dong… hi hi hi hi…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s