Macet di jakarta yang semakin menggila


Sekarang tinggal di jakarta itu nggak nyaman sekali. Mulai dari masalah ekonomi yang biaya tinggi, banjir, macet dan banyak tindakan kriminil. Kalau soal macet sekarang udah gak bisa ditolerir lagi, selain pergi meninggalkan kota jakarta mencari tempat lain untuk mencari rejeki.

image

Foto ini jam 05.30an WIB arah cawang tepatnya perempatan cililitan. Aku dari rumah jam 04.30an. Soalnya kesiangan sedikit saja efeknya fatal. Bisa kejebak macet dijalan.

Berangkat jam 04.30an dari rumah sampai tempat kerja jam 06.30an.
Berangkat jam 05.00an dari rumah sampai kantor jam 07.30 an.
Berangkat jam 05.30an dari rumah sampai kantor jam 08.30 s.d 10.00an.

Pulang malam juga. Jangan harap keluar kerja jam 17.00an itu jalanan lancar, itu udah macet dimana-mana. Ntar baru jam 22.00an baru jalanan agak longgar.

Jadi waktu yang masih longgar jalanan itu kalau tinggal dan bekerja di sekitar jakarta dan sekitarnya itu berangkat jam 04.00an dan ntar pulang jam 22.00an. Sungguh parah… harus segera cari tempat kerja lain neh…

Posted from WordPress for Android (Galaxy Camera EK-GC100)

Penulis: ahsanfile

Enak makan, enak tidur cukuplah itu di dunia... selalu memperbaiki keimanan di tengah lingkungan yang sudah rusak, cukuplah itu untuk akhirat..

31 tanggapan untuk “Macet di jakarta yang semakin menggila”

        1. Iya mba, sekarang lebih ngeselin pokoknya. macet aja tambah malem. jam 10 masih macet, kalau pagi juga tambah gasik paginya.

          dulu berangkat jam 6 dari rumah, belum macet, sekarang berangkat jam 5 aja udah macet

  1. Triknya sih harus cari kantor yang terdekat dengan rumah kita. Kalau jarak kantor dan rumah sudah jauh, apalagi lewat jalur macet, maka semakin lama semakin macet. Apalagi kalau semua pakai kendaraan pribadi.. Duh semoga segera ada pembatasan penggunaan kendaraan pribadi di Jakarta..

  2. ah, sabar ya. aku juga kesel sama jalanan, heu,.. makanya enakan naik kereta, walaupun sesak –“

  3. How can you LIVE like that??? – your lives are being wasted. If you are all paying taxes, the Government is not using them properly.But then, what government does …?!

      1. I regret sounding as if I’m criticising … although I suppose I am … The problem is too many people, isn’t it? and too few roads. And it’s too late to build more where they’re needed. They tell me it’s much the same in Beijing …

        1. Yes that’s the reality, but not too bad as Beijing,
          the main problem here is that once the city development policy do not see a balance between roads, rivers and buildings. Then plus many cheap car, and culture are still lacking cleanliness.

        2. That makes me fear that the lack of cleanliness may end up being the ‘solution’ to the problem … You understand me? – there could be a pandemic like any of them throughout history … Oh, who knows? It’s always about bad development policy. 😦

    1. iya mas, penuh harapan memang…
      tapi hidup di sini kaya gini gambarannya

      nggak tenang parkir motor walau di depan rumah
      nggak tenang kalau naik bis/angkot, takut kecopetan
      nggak tenang jalan-jalan, soalnya rawan preman

      lah pokoknya mending gak usah dijakarta deh

  4. pengalaman yg sama.., hi..hi..,, terpaksa nikmatin aja….
    kl aku liat2 kiri kanan, poto2, atau bw dalam bis.., kadang bisa posting juga..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.