Karena Gudang Itu Mahal – Bukti kalau kesadaran keselamatan itu nomor sekian !


Bayangkan jika tumpukan tabung gas yang berada ditepi jalanan raya ini kesrempet atau ketabrak kendaraan ?

image

Ah nggak mungkin, orang udah kelihatan segede gitu koq, kalau sampe katabrak ya yang nabrak itu matanya siwer !

Pasti seperti itu kalau pemilik tabung itu dinasehatin tentang bahayanya naruh tabung gas berisi di pinggir jalan raya yang ramai kendaraan. Dia malah akan menyalahkan orang yang menabraknya, bukannya sadar diri kalau sangat berbahaya menaruh tabung gas dipinggir jalan raya.

Kesadaran keselamatan hanya akan muncul jika telah terjadi kecelakaan. Itulah orang-orang kita dan kadang kita sendiri yang menggampangkan segala sesuatu terutama karena rasa percaya diri yang terlalu tinggi sehingga merasa mampu menangani keadaan.

image

Jika ada kecelakaan yang sampai menabrak tabung gas itu, kerusakaannya akan lebih parah. Jika ada tabung yang sampai meledak, bukan tidak mungkin akan memicu tabung yang lain untuk meledak.

Jika ada tabung yang bocor, ada mobil atau motor lewat dengan knalpot yang panas, bukan tidak mungkin akan menyulut api. Atau jika ada yang berkendara sambil merokok, juga akan menyulut api dari bocoran gas.

Tapi seandainya saja sang pemilik dinasehati, aku yakin dia malah akan marah dan merasa kalau itu urusannya, dan kalau dikasih tau bahayanya dia akan bertanya balik mana …. mana … bahaya yang bakal terjadi ?, mana tabung bocor ? Mana tabungnya ketabrak ? Dia malah akan menasehati balik kalau itu urusan hidup dia, bukan urusan orang lain…

Penulis: ahsanfile

Enak makan, enak tidur cukuplah itu di dunia... selalu memperbaiki keimanan di tengah lingkungan yang sudah rusak, cukuplah itu untuk akhirat..

5 tanggapan untuk “Karena Gudang Itu Mahal – Bukti kalau kesadaran keselamatan itu nomor sekian !”

  1. mungkin karena orang-orang ini terlalu positive thinking dan optimis ya, sehingga kurang memikiran bahaya dan risiko yang mengancam…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.