Foto gambar ikan asin – Cara memilih ikan asin yang enak dan sehat !


Ingat ikan asin, ingat pula sebuah lauk yang sangat enak untukku. Sebuah lauk yang bisa membuatku nambah makan berpiring-piring walau hanya dengan ikan asin. Apa lagi jika di masak dengan kombinasi yang cocok, bisa bolak-balik ke dapur menghabiskan nasi.

Jenis-jenis ikan asin ukuran besar yang enak !

Kali ini aku mau share tentang ikan asin yang ukurannya besar-besar. Kalau biasanya ikan asinnya yang kecil-kecil sebesar lidi atau cabai, sekarang ukuran besar. Jarang aku makan karena mendapatkannya lebih susah dan harus lebih teliti memilih yang sehat, tanpa formalin.

image

Ini adalah ikan asin peda. Cocok sekali dimasak dengan cabe ijo dengan cara ditumis. Caranya dengan membuang kepalanya, badannya dipotong-potong kemudian digoreng terlebih dahulu kemudian ditumis bersama cabe ijo. Kalau di campur dengan petai bisa menghasilkan lauk yang sangat enak buatku. Bisa bolak-balik nambah nasi dan ngabisin nasi di dapur

image

Itu adalah ikan asin layur. Terbuat dari ikan layur yaitu ikan pipih panjang. Ciri khasnya adalah dagingnya yang banyak dan hanya ada satu tulang di tengahnya. Cocok sekali digoreng biasa saja dan dijadikan pasangan lauk sayur tumis. Aku kadang makan ikan asin ini cukup dengan sambal korek saja. Sudah bisa habis banyak piring nasi.

image

Nah kalau ikan asin yang ini adalah ikan asin jambal. Sangat cocok dijadikan lauk pasangan dari sayur asem. Atau juga di santan bersama dengan daun kemangi, ikan asin jambal ini rasanya enak dan banyak dagingnya dari pada tulangnya.

Oke, masih banyak jenis ikan asin yang lain yang ukurannya juga besar-besar. Tetapi buatku yang rasanya enak hanya tiga itu saja untuk yang ukuran besar.

Kemudian bagaimana cara membedakan ikan asin yang sehat dan tidak mengandung formalin ?

Ciri-ciri yang jelas adalah ketika kondisi tempat penyimpanan lembab, ikan asin menjadi kelihatan tidak segar dan kering itu adalah ikan asin yang sehat. Berarti ada aktivitas mahluk hidup kecil di sana yang tidak mungkin terjadi jika ada formalinnya. Ikan asin yang diawetkan dengan formalin, apapun kondisinya dia akan tetap awet dan segar.

Kemudian bentuk fisik ikan asinnya tidak utuh seperti ikan aslinya misalnya mudah patah, mudah remuk dan kelihatan rusak, itu juga ciri-ciri ikan asin yang sehat. Tidak seperti ikan asin yang diawetkan dengan bahan kimia, bentuknya bagus dan mulus.

Bagaimana agar yakin aman ketika mengkonsumsi ikan asin padahal nggak tahu itu ikan asin berformalin atau tidak ?

Selama ini cara yang aku lakukan ketika akan mengkonsumsi ikan asin adalah dengan cara merendam dengan air panas terlebih dahulu, paling tidak untuk mengurangi kotoran dan melarutkan bahan kimia jika ada. Mungkin kita tidak aka bisa bersih dari cara kotor para produsen ikan asin yang menggunakan bahan kimia, tetapi kita bisa mengupayakan agar semaksimal mungkin kita membersihkan ikan asin sebelum di konsumsi.

Note:Hak Cipta Artikel Milik Ahsanfile Project, Hak Cipta merek yang dipublikasikan dalam artikel ini milik masing-masing pemegang profil. Tidak diperbolehkan copy paste kecuali mengambil isi tulisan ini sebagai referensi dan menyertakan link website ini.

Penulis: ahsanfile

Enak makan, enak tidur cukuplah itu di dunia... selalu memperbaiki keimanan di tengah lingkungan yang sudah rusak, cukuplah itu untuk akhirat..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.