Jangan pandang sebelah mata seorang bujang tanpa pacar yang sedang belajar jadi pengusaha !


Kalau kita sekarang melihat seorang bujang yang dia itu sudah dewasa tetapi belum punya pacar, sepertinya sekarang anggapannya itu sebagai bujang tak laku atau bujang nggak gaul atau bujang yang sok alim karena nggak punya pacar. Tapi tolong dilihat dulu lebih detail, jangan asal memberi penilaian, siapa tahu dia itu seorang yang sedang memupuk masa depannya.

Tak punya pacar jaman sekarang identik dengan laki-laki tak laku atau sok alim karena pacaran itu di larang agama. Atau tak laku karena berwajah jelek sehingga nggak ada gadis yang mau sama dia. Itulah yang terjadi di masyarakat kita belakangan ini.

Dan kita akan dapati malah orang-orang yang dari usia sekolah atau kuliah sambil bekerja itu dianggap dari kalangan orang tak mampu yang untuk sekolah saja harus disambi kerja misalnya jualan.

Padahal nggak semua orang seperti itu. Ada segolongan laki-laki yang dia itu berprinsip hidup seperti ini:

Pacaran itu butuh banyak biaya, apa lagi cewek sekarang itu ngabisin banyak modal mulai dari traktir makan, traktir nonton film, traktir jalan-jalan dan maunya pakai motor. Apa iya sekarang ada cowok yang percaya diri punya pacar tapi nggak punya motor ? Rasanya koq sudah nggak ada ya. Susah kalau mau ngapel, susah kalau mau jalan-jalan dan khawatir kalah saing dengan cowok lain. Intinya pacaran itu butuh biaya tinggi.

Seandainya duit untuk pacaran itu digunakan untuk modal usaha, yaaa usaha apa saja, toh sekarang banyak pekerjaan yang bisa dilakukan sejak masih sekolah dan nggak dibatasi usia harus orang dewasa atau bermodal banyak. Atau juga yang sudah sekolah lanjut, sambil berwiraswasta itu adalah ide yang sangat bagus untuk belajar di masa depan.

Malu dengan modal pacaran status masih pemberian orang tua ! Punya motor, punya uang banyak, punya mobil memang akan terkesan sebagai pemuda yang sukses. Akan banyak diminati cewek-cewek bahkan berebut untuk menjadi pacarnya. Dan ini adalah hanya cita-cita atau angan-angan seorang jomblo. Tetapi jika itu masih pemberian orang tua itu nggak akan bertahan lama. Kecuali orang tuanya itu super kaya yang hartanya tidak akan habis dimakan tujuh turunan. Tetapi itu di satu negara paling satu dua orang. Kebanyakan yaaa orang biasa saja.

Pacaran itu melatih untuk menjadi orang yang tidak setia atau gampang terisi hatinya oleh orang lain. Mereka yang masa mudanya sering pacaran biasanya masa berkeluarganya ya akan sering berganti pasangan juga. Kalau yang ini boleh dibuktikan sendiri deh, mereka yang masa mudanya jarang atau nggak pernah pacaran ya masa tuanya akan sukses dalam urusan rumah tangga. Sekali menikah ya sampai tua. Beda sama orang yang masa mudanya sering pacaran, akan terbawa ketika sudah menikah.

Orang yang nggak pacaran itu tipe setia ! Dan ini adalah salah satu kunci sukses kehidupan di masa depan. Salah satu yang akan menjadi kebahagiaan adalah kelak ketika sudah berkeluarga adalah memiliki pasangan yang setia. Istilahnya buat apa punya harta yang melimpah kalau suami tak setia. Dan bukankah itu idaman dan cita-cita seorang wanita. Jadi mengapa melihat pemuda yang tidak pacaran koq dipandang sebelah mata ?

Orang kaya itu bisa dilihat dari cara hidupya sewaktu muda. Mereka yang tanpa malu berusaha walau masih muda itu calon orang-orang kaya di masa depannya. Dan mereka yang sok kaya di waktu muda itu calon orang-orang yang akan bermasalah ekonomi pada masa tuanya. Itu sudah hukum alam, dimana orang yang ingi kelihatan keren itu biasanya akan malas bekerja. Orang yang biasa-biasa saja penampilanya itu cenderung rajin kerja.

Jadi setelah baca tulisan ini, jangan anggap sebelah mata orang yang tidak pacaran dan sudah mau berwirausaha sejak muda. Dia adalah calon orang kaya dan tipe orang yang setia. Beda sama yang dari muda punya modal pacaran yang keren, punya motor, punya duit cukup, punya modal untuk mengurus tampang, itu hanya dari pemberian orang tua saja. Akan habis pada waktunya dan dapetnya yaa orang-orang yang silau melihat harta saja. Kalau tak ada harta ya akan ditinggalin.

Penulis: ahsanfile

Enak makan, enak tidur cukuplah itu di dunia... selalu memperbaiki keimanan di tengah lingkungan yang sudah rusak, cukuplah itu untuk akhirat..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.