Resep Pisang panggang mentega, Chef Ahsan


Pisang panggang… pisang dipanggang kah ? Iyaa dipanggang pakai teflon. Dikasih mentega sedikit biar gurih dan ditaburi garam dikit biar asin. Uughhh… rasanya manis asin kering legit di lidah.

Yang dibutuhkan cuma pisang, margarin dan garam. Itu saja, super simpel tetapi rasanya pisang manis yang enak gurih ada asin-asinnya dikit dengan tekstur agak kering.

HARUS PISANG KEPOK KUNING

Oh iya, resep ngarang dari chef ahsan ini harus pakai pisang kepok kuning ya, jenis pisang yang lain kurang bagus hasilnya. Ambil yang sudah matang, karena yang belum matang akan terasa lain nantinya.

Pisang kepok itu ada dua, kepok putih dan kepok kuning. Kepok putih itu cenderung kecil dan kalau matang kulitnya menguning. Kalau kepok kuning lebih besar-besar dan manis. Warna pisang dalamnya lebih kuning seperti foto di atas.

KUPAS PISANG DARI KULITNYA

Pisang yang sudah matang, kupas dari kulitnya. Biar efsien, jangan dipotong dari epeknya, tapi lukai sedikit ujungnya baru dikupas dan ambil isinya saja. Nggak terlalu banyak kulit pisang berserakan. Jadinya nanti seperti ini, buah pisangnya saja siap untuk di iris-iris tipis.

IRIS TIPIS TIDAK SAMPAI PUTUS

Satu buah pisang diiris jadi tiga atau empat sampai kira-kira tersisa 3 cm dari salah satu ujungnya. Kemudian lebarkan membentuk seperti kipas. Seperti gambar pertama lihat, pisang menjadi lebar dan terlihat lebih ada seninya.

Walau irisanku nggak rapi, tapi kurang lebih begitulah yang aku maksudkan. Pisang diiris tipis dan dilebarkan membentuk seperti kipas. Nanti biar saat di panggang matengnya merata dan rasa gurih asinnya juga merata banget.

OLESI DENGAN MARGARIN, PANGGANG PAKAI TEFLON

Sambil panaskan teflon, olesi pisang dengan margarin. Kemudian taruh di atas teflon panas, mungkin seperti menggoreng, tapi menurutku ini memanggang karena nggak pakai minyak. 

Halah pokoknya begitu, biar nggak gosong aja sebenarnya dan taburi garam ya jangan lupa. Dikit-dikit aja biar nanti ada sensasi asin-asinnya dikit. Kemudian tunggu sampai warnanya berubah sedikit menguning lagi dan baliklah agar kedua sisi sama matangnya. Sampai agak berwarna gosong, tapi bukan gosong lho ya, cuma kering saja.

Oh iya, itu bukan gosong ya, tapi ya memang sengaja sedikit gosong sih karena ini pisangnya sudah matang jadi terkena panas dikit biar agak kering harus sampai gosong. Tapi rasanya nggak pait malah gurih. Dan selamat mencoba !

Penulis: ahsanfile

Enak makan, enak tidur cukuplah itu di dunia... selalu memperbaiki keimanan di tengah lingkungan yang sudah rusak, cukuplah itu untuk akhirat..

13 tanggapan untuk “Resep Pisang panggang mentega, Chef Ahsan”

      1. Keripik, kolak, yang udah kelewat mateng, bisa campur sedikit garam, tepung, gula, kelapa muda, bulat2kan trus bru di goreng, ga tau namanya apa, tapi enak.

        1. Pisangnya udah terlalu mateng, mau digoreng atau dikolak langsung, mudah hancur, makanya campur tepung dan dihancurin sekalian.

        2. Oh kirain…kolak yang kematangan… pisangnya kalo kematangan iya sih sudah lunak banget, dikupaspun menjadi susah. ide bagus nih ntar aku coba… aku tulis di sini

  1. itu cara ngupasnya, keren! hehe.
    kalau di rumah, panenan pisang digoreng untuk teman ngeteh hujan- hujan begini. tapi kurang tahu juga jenis pisang apa. 😀

    1. Pisang ambon mba yang biasa digoreng untuk jadi temen ngeteh… enak banget itu… mau mentah ataupun mateng sama-sama enak… duh jadi pengin acara ngeteh nih… sudah lama gak melakukan…

      1. oh ya mas.. tapi pisangnya kecil- kecil ini.. 😀 kalau yang pisang ulin itu enak dimakan langsung.
        kalau pisang ambon kurang tahu yang bagaimana. hehe.

        1. Biasane jenis pisang yang bisa dimasak itu yang kulitnya ada sudutnya. Kalau yang kulitnya mulus bulat itu untuk dimakan langsung lebih enak. Bisa digoreng tapi kecil-kecil apa ya ?

        2. Wah pantes, pisang raja, didaerahku termasuk pisang yang jarang boleh orang makan. sama orang-orang tua di sini yang muda2 gk boleh makan… jadi aku jarang banget liat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.