Sudi Dan Dudi, #1 Kehilangan emak dan dibuang di tempat sampah!


#novel #novelpendek #halusinasi #opop

Ini cerita kami adalah dua ekor kucing yang terlantar di jalanan, kondisi dekil, kurus kering dan sedih. Liatnya aja bikin semangat hidup hilang dan pengin bunuh orang yang menelantarkannya. Koq tega banget sih, dan ini penampakan keduanya:

ini sudi dan dudi

begini ceritanya:

Ingatan terakhir sebelum hari bahagia yang merubah hidup kami adalah lagi tidur kedinginan dengan sedikit kehangatan dibawah kulit basah dan sambil menyusu. Kami merasa damai tetapi kami tau bentar-bentar emak kami ketakutan.

Kemudian kaget, kami yang lagi menyusu mengetahui emak kami lari ntah kemana dan kami bingung clingak-clinguk tak tau apa yang terjadi. Kemudian kami merasakan ada yang memegang kami dan memasukan kami ke karung dengan sangat kasar… Dan Kemudian merasakan kami dibawa kaya terbang dan kemudian seperti diayunkan … Badan kami menghantam keras sesuatu tapi kami gak tau apa yang terjadi

Kami kaget dan ketakutan, sambil berusaha merangkak keluar dan terus berteriak-teriak memanggil emak, aku sama saudaraku keluar karung… dan kami dapati pemandangan sampah yang bau.

Kami lapar, badan kami dan akhirnya kami berdua berteduh dibawah kardus kotor.

Kami lapar dan terus berteriak memanggil emak, kami berusaha keluar tertatih-tatih dari tempat sampah dan berhasil. Kemudian kemi berdua berjalan dan terus berjalan mengikuti kaki sambil ketakutan…

Kami terus memanggil emak kami, tapi tidak pernah datang, sampai 2 hari kami hanya minum air hujan yang mengguyur kami, dan akhirnya kami sampai ditempat yang agak kering. Pojokan sebuah rumah tua. Kami takut dan pasrah.

Tapi itulah awal dari hari bahagia kami. Kami diadopsi oleh seorang ibu yang sangat baik hati. Merawat kami seperti anaknya sendiri, Dan perlahan kami tumbuh besar, menjadi anak yang kuat, lucu dan sangat disayang oleh ibu angkat kami.

Lanjut part #2 kami sudah gede yaa…

Penulis: ahsanfile

Enak makan, enak tidur cukuplah itu di dunia... selalu memperbaiki keimanan di tengah lingkungan yang sudah rusak, cukuplah itu untuk akhirat..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.