Jangan pandang sebelah mata seorang bujang tanpa pacar yang sedang belajar jadi pengusaha !


Kalau kita sekarang melihat seorang bujang yang dia itu sudah dewasa tetapi belum punya pacar, sepertinya sekarang anggapannya itu sebagai bujang tak laku atau bujang nggak gaul atau bujang yang sok alim karena nggak punya pacar. Tapi tolong dilihat dulu lebih detail, jangan asal memberi penilaian, siapa tahu dia itu seorang yang sedang memupuk masa depannya.

Tak punya pacar jaman sekarang identik dengan laki-laki tak laku atau sok alim karena pacaran itu di larang agama. Atau tak laku karena berwajah jelek sehingga nggak ada gadis yang mau sama dia. Itulah yang terjadi di masyarakat kita belakangan ini.

Dan kita akan dapati malah orang-orang yang dari usia sekolah atau kuliah sambil bekerja itu dianggap dari kalangan orang tak mampu yang untuk sekolah saja harus disambi kerja misalnya jualan.

Padahal nggak semua orang seperti itu. Ada segolongan laki-laki yang dia itu berprinsip hidup seperti ini:
Lanjutkan membaca “Jangan pandang sebelah mata seorang bujang tanpa pacar yang sedang belajar jadi pengusaha !”

Mudahnya mendapatan cinta dari seorang wanita jaman sekarang ini !


Ada yang bilang, gadis sekarang kalau denger kata “aku cinta kamu” dari seorang cowok maka dia seperti kena bius.¬† Fokus dan perhatian akan langsung tercurah pada cowok itu apakah akan menerima cintanya atau tidak. Dan biasanya jika 90% akan diterima jika gadis tersebut masih single. Tujuannya untuk mencoba apakah cocok denganya atau tidak, urusan nggak cocok itu nomor sekian.

Kemudian budaya yang berkembang di kalangan generasi sekarang adalah “hari gini gak punya gebedan, itu bencana”.  Bukan hanya dirasakan oleh gadis atau cowoknya, tetapi juga oleh orang tua mereka. Khawatir sudah besar koq nggak ada orang yang tertarik, jangan-jangan nggak gaul dan nantinya tidak atau susah dapet jodoh.

Hal tersebut mengakibatkan penurunan standar bahwa pasanganya nanti harus orang yang baik. Tetapi yang penting punya pasangan dulu agar nggak malu sama orang sekitar.

Dan yang terjadi sekarang adalah mudah sekali untuk mendapatkan cinta dari seorang wanita. Hanya bermodalkan tampang kelihatan baik, menyatakan cinta pada seorang wanita itu nggak sesusah dulu untuk diterima. Latar belakang cowok tidak akan terlalu dilihat.

Dan akibatnya yaa sekarang sudah banyak kasus seorang wanita tertipu. Ternyata pasanganya sudah memiliki istri, ternyata suaminya seorang buron, ternyata kekasihnya seorang aparat gadungan, ternyata kekasihnya pergi entah kemana…

Cara mudah merayu gadis abg baru kenal !


Tadi malam, pas mojok di bkt bareng pasukan, ada sepasang (sepertinya pacaran) baru pesan kerang ijo. Datang pengamen (aku yakin anak sma, celana abu-abu) trus nyanyi, padahal gadis itu sudah menolaknya dengan stop tangannya. Tapi pengamen itu tetap aja nyanyi persis dihadapan gadis itu sambil nggitar seperti ini:

aku lihat gadis cantik dihadapanku
dia tersenyum padaku
sungguh mempesona wajah ayunya
di sampingnya cowok sepertinya kaya raya
tapi koq wajahnya gantengan aku
hai gadis kau mau pilih siapa ?
aku atau dia ?
aku ganteng dia kaya !
tapi apakah dia akan setia ?
atau hanya janji manis semata

Kemudian cowok gadis itu pergi menjauh, tinggalah pengamen itu nyanyi menggoda gadis itu, dan gadis itu senyum-senyum gr… dan … dan … sepertinya mereka jadi kenal. Dan gadis itu memberinya uang kepada pengamen itu dan memberikan kode terimakasih. Nggak berapa lama kemudian sang cowok datang lagi, pengamen itu langsung cabut.

Ah… apakah sedemikan gampang ya sekarang menggoda seorang cewek ? Perasaan dulu kudu dengan cara yang halus, butuh waktu dan resiko gagal. Sekarang dengan sekejap sudah bisa kenalan dengan cewek orang dan ceweknya itu sedang jalan sama cowoknya…

Penurunan standar rasa cinta ? atau penurunan standar rasa setia ? Hmmm….

Oh Kasih Maafkan Aku – Kamu Bukan Jodohku !


Aku meninggalkanmu bukan tak mencintaimu
Bukan pula kutak sayang
Aku putus denganmu kehendak orang tuaku
Karena telah di jodohkan

Maafkanlah maafkan sayangku

Oh kasihku relakanlah bila hanya ragaku
Yang tak dapat kau mililk
Oh kasihku bila memang kamu bukan  jodohku
Cintaku tetap milikmu

 

Benarkan nyonya sekarang lebih rela suaminya jajan di luar dari pada menikah lagi ?


Oke, ini tulisan panjang, hasil surveyku lagi… isinya tentang mengapa keluarga yang sudah mapan ekonominya malah rawan dengan perselingkuhan. Jadi nanti bisa diambil manfaatnya jika kita sudah mencapai masa mapan ekonomi.

Jadiiii… siapkan kacang, keripik dan duduk yang manis untuk membaca tulisan panjang ini. Oh iya, jangan lupa siapkan tisu jika tiba-tiba nanti meras mual ya … okeh… selamat membaca ….

Kita sering mendengar kalau banyak wanita yang menolak bahkan sampai demo ketika ada iatilah pologami. Oke lah nggak usah bahas itu karena di sana ada sifat dasar manusia yang tidak mau berbagi dan sana ada titipan kelompok tertentu untuk menyudutkan ajaran agama islam. Lanjutkan membaca “Benarkan nyonya sekarang lebih rela suaminya jajan di luar dari pada menikah lagi ?”