Sesesat-sesatnya paham di Indonesia, ada saja pengikutnya seperti kaum bumi datar!


Coba pikir sedikit aja apa yang jadi konsep dasar para kamu bumi datar. di Islam itu bumi di gelar / dihamparkan untuk manusia. Coba manusia dijadikan kutu air atau yang lebih gede dikit yaitu sremet, atau juga tengau. Kemudian taruh di bola basket. Mau bilang kalau bola baseket itu bulat ? Pasti tidak, akan bilan bola basket itu datar dan pasti berujung ke tepian nanti di suatu tempat nan jauh di sana.

Sama kaya bumi datar, pakainya perasaan aja, dan gengsi ngakui fakta. Sama persis kaya tengu di taruh bola basket. Hanya wacana mau terbang tinggi untuk melihat bumi dari jauh, tapi nyinyir sama yang udah bisa terbang tinggi ke luar angkasa. Bilang kalau itu CGI.

Tapi maklumin aja lah, kalau mereka bisa membuktikan bumi itu bulat, nanti gak ada lagi konten yang bisa dimonetize. Pengikut dan komunitas bumi datar akan pada tobat dan menyesal. Udah iyain aja apa kata mereka. Toh itu kayaknya menjadi terpisah secara alamiah orang-orang yang jangankan kalah jika beradu argumen, seri aja mereka gak mau, tapi harus menang.

Jadi kalau mau nerima karyawan perusahaan, tanya dulu mereka kaum bumi datar atau bukan, dari situ sudah terlihat bagaimana ke depan mereka dalam berpendapat dan membuat solusi. Kita harus maklum kalau percuma berpendapat dengan mereka, dan kalau mereka mengambil tindakan itu kadang diluar logika ilmiah, sama kaya mereka mengatakan kalau bumi itu datar.

Kasih slow aja, jangan lawan atau ajak mereka berargumen, kita akan kalah karena ngototnya. Jadi, tempatkan dengan sebaik-baiknya.

Kaum bumi datar: Korban pencari konten yang kemudian sok ilmiah dan pintar!


Mencari ide di sosmed agar viral dan banyak penontonya itu sekarang sudah susah. Jadi apapun yang bisa bikin viral akan dilakukan termasuk hal-hal yang tidak masuk akal, bodoh dan kadang membahayakan nyawa. Salah satunya adalah yang dilakukan penganut teori bumi datar. Awalnya mereka nggak tau kalau teori ini adalah hasil dari monetize konten sosmed terutama youtube. Kemudian berkembang menjadi sebuah komunitas yang fanatik dan merasa ilmiah.

Saya itu awalnya cuek-cuek aja lah sama mereka karena tadinya aku yakin mereka itu adalah content creator sama seperti saya, cuma beda aliran aja. Mereka sama kaya content creator lain yang menggunakan ilmu cocokologi untuk membuat konten. Tapi lama-kelamaan konten mereka makin gak masuk akal tiap harinya.

Contoh sederhananya saja kalau matahari itu dekat dan di bawah awan. Ada foto-foto yang menunjukan kalau matahari itu dibawah awan. Kejadian langka yang mereka sendiri gak bisa membuktikan foto itu editan atau asli. Ironis sama tuduhan mereka kalau bumi bulat itu juga hasil foto editan.

Contoh lain adalah konsep kubah raksasa dan bumi itu punya tepian. Mereka saat ini hanya percaya sama asumsi, bukan fakta. Sampai saat ini, bertahun-tahun mereka baru akan ekspedisi ke tepian bumi yang katanya belum terjaman manusia.

Dan satu hal yang mereka gengsi untuk mengakui adalah kalau mereka itu punya telekskop yang bisa jauh melihat ke luar angkasa. Mereka bisa melihat bulan itu bulat, planet-planet lain itu bulat. Sayangnya mereka nggak tinggal di sana, yang pastinya kalau mereka tinggal di mars, jupiter dan lainnya, mereka akan mengklaim kalau mars itu datar, jupiter itu datar.

Harap maklum bagian ini, karena kaum bumi datar pakai datanya adalah cocokologi, pendapat orang, asumsi dan gengsi pendapat kalah. Jadi yaaa ibarat lalat, susah akan memberikan madu itu penuh khasiat daripada sampah.

Kaum bumi datar jadi amoeba kemudian ditaruh di bola basket, pasti bilang bola basket itu bola datar!


Bayangin gini, orang yang banyak pengangguran, lagi pengin cari konten yang viral buat dapetin banyak duit. Nemu sesuatu yang orang jarang bisa melakukan pembuktian, maka kaya langsung liat uang setumpuk tinggal diambil. Salah satunya adalah konsep flat earth atau imajinasi bumi datar.

Yaa begitulah awalnya, kemudian mencari potongan-potongan tulisan / pendapat / teori yang orang lain susah untuk mengakses kebenarannya. Disambung-sambungin jadi sesuatu sesuatu yang logis. Kemudian pakai sifat dasar manusia yaitu fanatisme, maka jadilah sekumpulan kaum bumi datar yang selalu akan menambah jumlah view, comment, share dan subscriber dari sebuah konten yang dimonetize.

Masalah dasarnya cuma satu, yaitu pakai perasaan dulu baru fakta ilmiah. Jadi akhirnya ilmiah yang pakai perasaan. Kaya statement kalau semua foto-foto luar angkasa adalah hasil dari proses CGI trus ambil potongan-potongan scene video untuk membuktikan. Yang paling parah adalah mengambil video proses pembuatan film kemudian dijadikan bukti yang mewakili semuanya.

Coba manusia yang fanatik sama bumi datar diperkecil jadi amoeba, kemudian taruh di bola basket. Pasti akan bilang kalau bola basket itu adalah bola datar yang punya kubah raksasa dan bolanya tidak bertepi. Akah mengambil cerita-cerita dari amoeba yang lain, biasanya yang udah mati yang pernah bikin buku atau tulisan mengenai cerita tentang bola basket. Diambil, dipotong-potong ceritanya untuk dirangkai dengan kata-kata yang ilmiah kalau bola itu datar.

Salah satu cara bank agar uang nasabah tetap tersimpan!


Salah satu sumber pemasukan besar yang dapat diolah oleh penyedia jasa pengelola keuangan adalah bank. Semakin banyak nilai tabungan nasabah, semakin besar nilai dapat diolah dan menghasilkan uang lagi. Maka ketika saatnya nasabah yang berasal dari karyawan dan sipil gajian, saat itulah jumlah uang yang masuk cukup banyak.

Walau nggak sebanyak setoran tabungan dari wiraswasta, tapi jumlahnya lebih banyak secara total. Kalau wiraswasta sekali nabung bisa 1m, maka karyawan atau sipil sekali masuk hanya nilainya berapa juta saja.

Nah jika bank tersebut menjadi partner pay role dari sebuah instansi, maka ketika gajian tiba bisa masuk misalnya 100 x 5jt, maka sudah 1/2 m masuk.

Ketika dana tersebut bisanya akan langsung diambil oleh nasabah maka akan habis. Maka  salah satu cara bank agar uang nasabah tetap tersimpan adalah menahan agar tidak diambil.

Bisa dengan mengurangi jumlah mesin atm yang online, shutdown internet banking dan lainnya. Intinya tunda dulu para nasabah mengambil uangnya. Beberapa hari saja, maka nilai tabungan akan bertambah.

Kecelakaan adalah cara paling aman menyingkirkan pesaing!


Yang pastinya dalam bisnis, bencana pesaing adalah anugrah buat kita. Misal kita bisnis tambak garam, ketika pesaing kita ketumpahan sampah dari laut maka otomatis panen pesaing akan kacau. Atau bisnis bengkel, pesaing sebelah mengalami kebakaran. Atau bisnis toko online, pesaing kita mengalami kebobolan data.

Patern ini ternyata menjadi cara yang paling aman dilakukan oleh orang yang tidak berakhlak dalam bisnis untuk menyingkirkan pesaing.

Oh iya, jangan mengkaitkan dengan kecelakaan-kecelakaan yang terjadi akhir-akhir ini ya, jangan pakai ilmu sesat yaitu cocokologi / konspirasi / teori dengan menghubung-hubungkan fakta.

Pesan saya di sini adalah agar selalulah berdoa agar dijaukan dari marabahaya dan selalu hati-hati dalam langkah apapun.