Integrasi OCR library dengan Sistem Tata Naskah Persuratan berbasis Java untuk membaca isi dokumen pdf atau image hasil scan


Project yang sedang aku tangani saat ini terbilang cukup kompleks yaitu agar Sistem Office Automation atau Sistem Administrasi Tata Naskah Persuratan bisa membaca isi file dokumen pdf atau image hasil scan. Hasil dari membaca isi dokumen tersebut adalah ketika mau mencari dokumen berdasarkan isinya.

ahsanfile-java-ocr

Bayangkan di tempat Anda memiliki banyak sekali dokumen berupa file pdf atau gambar atau lainnya yang merupakan softcopy hasil scan berkas. Bagaimana Anda mencari data di antara file-file tersebut berdasarkan isi text file tersebut ? Nah dalam tulisan ini Anda akan menemukan solusinya ! Lanjutkan membaca “Integrasi OCR library dengan Sistem Tata Naskah Persuratan berbasis Java untuk membaca isi dokumen pdf atau image hasil scan”

Kunci sukses sebuah Perusahaan atau Lembaga yang bergerak di bidang IT adalah kenyamanan para pekerjanya !


Pagi ini mari kita buka sedikit wawasan kita mengenai mengapa di indonesia usaha atau bisnis atau apalah yang berhubungan dengan IT atau teknologi informasi itu masih kalah dengan negara lain. Padahal tingkat kepintaran nggak kalah dengan mereka.

Di indonesia perusahaan yang bergerak dibidang IT iu banyak. Tetapi jarang sekali kita dengar mereka menghasilkan karya-karya yang sampai ke manca negara. Itu kenapa ?

Di indonesia hampir semua instansi pemerintahan memiliki divisi IT untuk menangani keperluan internal. Tapi kita lihat, hampir sebagian besar masih beli dan beli dari luar atau dalam negeri. Jarang sekali yang menghasilkan karya-karya sistem sendiri. Ini mengapa ?

Seandainya para perusahaan IT itu bisa menjual karyanya ke luar negeri, pasti akan lebih menghasilkan. Seandainya para pegawai di pemerintahan bisa menghasilkan karya sendiri pasti akan lebih berdaulat dan hemat anggaran.

Dan tulisan ini aku buat berdasarkan pengalamanku dari sisi pemerintahan.

Masalah utamanya adalah pada sisi inovasi, kenyamanan kerja dan paradigma kolot yang masih dimiliki para pemimpin kita.

Untuk masalah inovasi ini, sangat sedikit yang peduli. Banyak yang lebih seneng beli produk yang sudah jadi, sehingga jiwa-jiwa inovator tidak dimiliki oleh para pegawai.

Untuk masalah kenyamanan kerja, banyak sekali aturan birokrasi yang sangat tidak cocok buat kemajuan para pegawai yang ditempatkan di bidang IT. Mulai dari sistem mutasi, sistem absen, fasilitas, aturan berseragam, serta budaya kerja yang masih didominasi oleh budaya administrasi.

Untuk masalah pimpinan yang kolot : berjiwa pemimpin model jaman hindia belanda itu masih ada lho. Dari mulai gila hormat, perintahnya adalah sabda pandita ratu : pokoknya yang tidak taat silahkan minggir. Kemudian bertahan pada aturan yang telah ada dan tidak berfikir untuk mengubah peraturan yang sudah tidak relevan dengan kemajuan IT.

Kemudian aku ingin membahas point nomor dua saja yaitu masalah kenyamanan kerja.

Banyak pimpinan bidang IT di pemerintahan yang tidak tahu bagaimana seharusnya memberikan kebijakan di lingkungan kerjanya agar maju dan berprestasi. Pekerjaan IT masih disamakan dengan pekerjaan administrasi di bagian lain. Paling tuh dikasih spek komputer lebih bagus dari bidang lainnya karena alasa pengembangan sistem.

Jarang sekali pimpinan yang mengusahakan kenyamanan kerja buat para pegawainya. Aturan kerja disamakana dengan bagian administrasi, padahal jenis pekerjaanya sudah sangat berbeda jauh.

Contoh kecilnya adalah sistem absen. Jam masuk itu dibatasi dari jam sekian sampai sekian. Ini sangat tidak cocok karena IT itu seni dan sangat tergantung pada kreatifitas otak. Sementara kreatifitas seni itu tidak bisa diatur waktunya dari jam sekian sampai jam sekian.

Kemudian masalah berseragam. Ada instansi pemerintahan yan salah satu indikator prestasi pegawainya adalah masalah berseragam. Mereka yang rapi, mlipit, komplit atribut seragamnya itulah yang bagus. Oke itu sangat baik untuk pegawai yang berhadapan dengan masyarakat. Tentunya untuk pencitraan yang baik. Tapi untuk mereka yang tiap hari ngadepin komputer apa ya harus begitu. Kan nggak nyaman blas. Gak leluasa untuk nyaman bekerja.

Dan terhadap pegawai IT yang nggak komplit seragamnya malah disalahin, ditegur bahkan dinilai tidak disiplin. Padahal tujuan dan filosofi dari penegakan disiplin pegawai itu untuk meningkatkan kualitas hasil pekerjaan. Tetapi apakah cara yang seperti itu cocok untuk semua kondisi pekerjaan ? Tentunya tidak ! Jika ada cara yang lebih sesuai dengan jenis pekerjaan dan hasil pekerjaanya lebih maksimal, maka sudah seharusnya seorang pimpinan harus berani merubah peraturan lama demi hasil kerja tim kerjanya lebih maksimal.

Nah kalau pegawai IT di perlakukan seperti itu ya sangat nggak cocok menurutku. Berikanlah kenyamanan yang karena tingkat prestasi kerja IT itu adalah kenyamanan kerjanya.

Lihatlah perusahaan-perusahaan IT kelas dunia, mereka sukses karena mengkondisikan pegawainya itu dengan kenyamanan kerja. Yang hasilnya adalah para pegawai itu tetapi cemerlang ide-idenya. Tidak ada tekanan ini itu dari hal yang tidak relevan terhadap pekerjaanya.

Dan celakanya, kalau pimpinan yang kolot ini di kasih tau tentang model kerja IT di luar yang modelnya adalah kenyamanan kerja, maka jawabnya ya ‘ini kan instansi kita, punya aturan ini dan itu, kalau kerja di sini ya harus patuh. Kalau nggak mau ya keluar saja!’

Itulah pemimpin yang kolot dan tidak berwawasan untuk maju kedepan. Dia tidak ada inovasi untuk membuat divisi ITnya maju karena tidak berani membuat terobosan untuk kemajuan IT. Padahal sekarang ini dunia IT telah menjadi nyawa hidupnya sebuah sistem dimanapun.

Perusahaan atau pemerintahan mana sih yang tergantung sama IT? Ada koq yang tergantung yaitu pemerintahan jaman dulu dan jaman kerajaan majapahit dulu.

Sekarang saatnya para pimpinan IT itu agar berprestasi. Prestasi itu jika yang dipimpinnya itu mengasilkan sesuatu yang baik dan lebih baik dari generasi sebelumnya. Dan sesuatu itu tidak akan dikerjakan oleh dirinya, tetapi oleh para anak buahnya. Anak buahnya akan baik jika pimpinannya tau bagaimana memberikan suasana kerja yang baik. Suasana kerja yang baik ini akan membuat para pegawai bekerja maksimal untuk hasil yang terbaik.

Kalau masih mempertahankan paradigma lama ya tinggal nunggu hasil yang biasa-biasa saja jan jalan ditempat.

Tampilan baru official website Direktorat Jenderal Bea dan Cukai – www.beacukai.go.id


Huaaahhh…. akhirnya bisa nampil juga neh website, setelah kurang lebih 1,5 bulan yang lalu aku mulai garap dengan diasistansi oleh temen-temen.

Hari ini, 1 Juli 2011 website bea cukai telah berganti wajah menjadi lebih baru. Kerja sama antara aku sebagai tim engine, tim desain dan tim kontent berhasil mewujudkan sebuah website yang lebih baik dari website sebelumnya. Fokus pada website ini adalah kemudahan dalam mengakses informasi bea cukai oleh user yang mengaksesnya. Fokus nomor dua adalah tampilan yang simpel tetapi fungsional. Fokus ketiga adalah kecepatan dan keamanan akses website. Fokus ke empat yaitu website mudah untuk dimaintenance baik kontent ataupun sisi teknisnya.

Tidak seperti website kebanyakan yang menggunakan framework CMS yang sudah jadi semisal joomla, drupal, wordpress dan lainnya, website bea cukai yang sekarang ini semuanya di bangun dari awal dengan menurunkan engine pada website INSW yang dibuat menggunakan java ee. Ini juga yang tidak lazim digunakan dalam membuat sebuah website. Biasanya orang akan lebih suka menggunakan PHP, tetapi website bea cukai dibangun menggunakan Java EE. Alasannya adalah kemudahan dalam melakukan integrasi dengan aplikasi-aplikasi inhouse. Dengan menggunakan java aku mudah melakukan pertukaran data dengan berbagai tipe.

Dari sisi fungsionalitas, website yang baru ini berusaha untuk tampil sederhana tetapi lengkap. Aplikasi yang sering diakses langsung ditampilkan dominan di halaman depan. Hal-hal yang terkait langsung dengan bea cukai seperti impor, ekspor, cukai, barang penumpang dan barang kiriman langsung disajikan di awal sehingga user mudah untuk mengakses informasinya. Dan dari sisi detail kontent, terdapat keseragaman tampilan dan navigasi untuk semua jenis kontent. Hal ini akan bertujuan untuk mengakses informasi yang disajikan di dalamnya.

Oh iya, kalau sebelum dan yang sudah-sudah, website bea cukai lambat, semoga website yang baru ini akan memiliki bandwith yang tinggi sehingga cepat ketika diakses. Kemudiah untuk masalah keamanan dari tangan-tangan hacker, aku menyatakan bahwa tidak ada produk yang sempurna selama itu buatan manusia. Oleh karena itu mari kita jaga bersama fasilitas dan layanan publik yang dimiliki website bea cukai ini.

Ahsanfile Project 2011

INSW Client – Aplikasi INSW Untuk Android Smartphone atau Android Tablet


Aplikasi ini statusnya masih dalam pengembangan, dimana fase pengembangan mulai dari perencanaan sampai implementasi. Saat tulisan ini aku buat (30-Jan-2011) masih dalam tahap perencanaan. Tetapi kedepannya aplikasi INSW untuk OS Android akan tersedia. Soal berbayar atau gratis itu soal nanti.

Aplikasi INSW menyediakan sebuah service yang ditujukan bagi mereka yang memiliki sistem internal untuk dapat mengakses langsung dari sitem internal ke portal INSW dengan metode Web Service untuk pertukaran datanya. Ini sengaja disediakan oleh INSW untuk memudahkan para pengguna jasa mengakses resource-resource INSW dari sistem mereka tanpa membuka website/portal INSW lagi.

Dengan adanya fasilitas itu, INSW Client For Android akan mengakses metode yang sama yaitu web service yang dipublish di portal INSW. Sehingga para pengguna android OS baik di smartphone atau tablet akan dapat mengakses portal INSW tanpa membuka porta INSW secara langsung. Hal ini tentunya akan semakin memudahkan dalam pekerjaan sehari-hari.

Data yang rencananya akan disertakan dalam INSW Client For Android adalah :

  1. Browsing data manifes / bc 1.1
  2. Browsing data BTBMI untuk melihat tarif bea masuk
  3. Browsing regulasi lartas impor dan lartas ekspor
  4. Trade Simulation untuk mensimulasikan apa saja yang harus dipenuhi dan berapa besar tarif dan pungutan impor ketika melakukan importasi barang
  5. Browsing data kurs yang dipakai oleh SKP impor Bea dan Cukai

Dengan menggunakan INSW Client For Android, user dapat mengakses INSW dari mana saja dan kapan saja secara mudah.

Tunggu saja tanggal releasenya !

Browse data manifes dan bc 1.1 pada aplikasi eservice INSW


Untuk melengkapi kemudahan menggunakan aplikasi eService INSW yang ada di alamat http://eservice.insw.go.id berikut ini cara menggunakan menu browse data manifes atau bc 1.1. Inilah tampilan aplikasi eService INSW.

Dan untk melakukan pencarian data manifes – bc 1.1 caranya adalah sebagai berkut :

  1. Klik menu BC 1.1 Manifes
  2. Akan tampil form seperti berikut ini :
  3. Isikan nomor B/L lengkap dan tanggal B/L dalam format dd-mm-yyyy. Dalam tutorial ini dicontohkan
    nomor B/LĀ  =
    tanggal B/L =
    Kemudian klik tombol cari dan hasilnya adalah seperti ini :

Catatan :
Jika data tidak ditemukan maka akan ada pemberitahuan errorĀ  sebagai berikut

Demikian artikel ini semoga bisa bermanfaat bagi semua pihak.