Video memetik dan menikmati buah dukuh langsung dari pohonnya !


Cerita ke 7, liburan pertama 2014

Ini saya, sedang berada di atas pohon duku dengan ketinggian sekitar 5 s/d 6 meter. Sedang menikmati buah duku yang sudah pada mateng di pohon. Silahkan kalau kemarin aku tulis tentang buah duku dalam cerita, kali ini dalam video:

Jangan ngiri ya soal buah dukunya langsun dari pohonnya yang rasanya itu jauh lebih manis dari pada duku yang biasa kita beli. Oh iya, kalau mau ngrasain juga naik pohon duku, kemudian menikmati dari pohonnya, sekarang masih ada beberapa pohon lai yang sudah mulai mateng juga. Datang saja ke rumahku …

Memetik dan menikmati buah duku langsung dari pohonnya itu lebih manis !


Cerita ke 4 Liburan Pertama 2014.

Ini tentang buah duku yang 7 atau 10 tahuan yang lalu di tanam di sekitar depan rumah (aku lupa tepatnya). Tinggi pohonnya sekarang sudah ada 8 meter dengan diameter induk batangnya sekitar 25cm. Dan ini adalah buah yang kesekian kalinya. Dulu juga di pohon yang sama sudah aku posting tentang buah duku ini.

image

Kali ini tentang detail buahnya, yaitu bagaimana cara memilih buah duku yang sudah manis, yang tidak ada bijinnya dan yang sudah siap untuk dipetik.

image

Selama ini kalau kita membeli buay duku itu, kita akan seneng pada buah yang besar-besar dan dengan harga yang lebih mahal. Itu tidak selamanya salah, tetapi kalau sudah tahu buah duku yang bagus itu, aku yakin ukuran besar itu tidak akan kita pilih.

Buah duku yang manis:
Ada dua yaitu yang mateng di pohon dan yang sudah layu. Buah duku yang mateng di pohon itu rasanya jauh lebih manis. Ciri-cirinya adalah sudah tidak ada lagi corak hijaunya sama sekali. Dan buah duku apapun kalau sudah layu itu akan manis. Jadi kalau ada orang bilang buah duku yang baru metik itu kecut atau tidak manis ya ada benarnya.

Buah duku yang tidak ada bijinya:
Kalau yang ini butuh pengalaman dan ketelitian. Dan soal ini saya bisa mengajukan diri kalau saya sudah ahli dalam perdukuan. He he he..

image

Caranya adalah kita lilih buah yang bentuknya itu simetris bulat lonjongnya. Tidak menonjol di salah satu sisinya. Kemudian buah yang tidak ada bijinya itu cenderung ukurannya besar. Dan itulah mengapa aku katakan sebaiknya jangan memilih buah yang ukurannya besar-besar.

image

Berhubung dulu kameraku belum bisa detail merekam buah duku ini, kali ini aku rekam sampai videonya di atas pohon. Silahkan lihat sendiri di youtube berikut ini:

Jangan ngiri yah… ! He he he..
Soalnya sambil ngrekam video itu aku sambil pegangan kenceng sekali di pohonnya karena takut jatuh dan sudah nggak lincah naik pohon seperti dulu lagi.

Menikmati buah duku langsung dari pohonnya


Buah duku atau dukuh itu salah satu teman masa kecilku yang dulu ketika sedang musim hampir setiap hari aku naik pohonnya dan menikmati buahnya langsung metik kemudian duduk di rantingnya dan memakan buahnya sepuasnya. Tinggal gonta-ganti ranting saja milihin mana yang sudah mateng.

Nah kemarin sebelum sakit sekitar 2 bukan yang lalu, aku sempet memfoto  sebuah pohon duku yang kondisi buahnya sama persis dengan pohon masa kecilku. Sudah mulai banyak yang mateng. Sebenarnya kalau nggak sakit kemarin, foto-foto ini sudah aku posting di blog ini dari hari itu juga.

image

Ini pohonnya, kelihatan sangat lebat buahnya sampai sulit untuk menaikinya dan duduk di salah satu dahannya karena penuh dengan buahnya. Lanjutkan membaca “Menikmati buah duku langsung dari pohonnya”

Ketika buah duku tidak pada musimnya.


#edisi lebaran

Ini sangat tidak enak dilihat, dan tidak menggambarkan kalau buah duku itu sangat manis. Yang ada dalam foto ini adalah buah duku yang tumbuh pada batang pohon muda dan tidak pada musimnya.

IMG-20130801-00116

Penuh dengan semut, banyak noda hitamnya. Penuh dengan hewan seperti kutu berwarna putih tetapi sangat kecil-kecil sekali…

Posted from WordPress for BlackBerry.