Salah satu penyebab suasan keluarga tidak harmonis adalah rasa cemburu – serakah – iri pada keluarga mertua !


Percaya atau tidak, dalam kehidupan rumah tangga banyak orang, sering kali terjadi masalah yang ujung pangkalnya adalah rasa cemburu atau serakah atau iri pada keluarga mertua. Tentunya karena sikap dan perlakuan pasangan hidup (suami atau istri) pada orang tuanya. Masalah ini tidak jauh dari urusan ekonomi (uang). Dan dimana di indonesia itu suami itu sebagian besar adalah yang mencari nafkah.

Ini adalah masalah hati yang ada penyakit, penyebabnya dari kedua belah pihak !

Contoh kesalahan disebabkan oleh suami
Sang suami terlalu pilih kasih terhadap keluarganya sendiri dibandingkan dengan keluarga istrinya. Kalau terhadap keluarga dan orang tuanya sangat perhatian. Sementara terhadap keluarga istrinya, sang suami tidak perhatian. Atau tidak seperti jika terhadap keluarganya, sang suami cuek sama kondisi keluarga istrinya.

Dalam hal ini sang suami adalah salah, tidak ada keadilan yang ia lakukan dalam memperlalukan keluarga. Ya wajar saja jika sang istri protes dan merasa iri.

Contoh kesalahan dilakukan oleh sang istri
Sikap istri yang tidak suka melihat suaminya memberi apapun pada keluarga suaminya. Selalu merasa suaminya hanya perhatian pada keluarganya sendiri daripada keluarga istri. Selalu saja ada perasaan tidak rela jika sang suami memberi sesuatu baik itu uang atau materi pada keluarga suami. Nggak peduli bahwa sang suami sudah berbuat adil juga untuk keluarga istri atau tidak. Tapi ini nggak terjadi jika sang suami memberi untuk keluarga istri.Ia akan merasa senang dan bangga kalau suaminya memberi pada keluarganya. Pokoknya milik suami adalah miliknya juga keluarganya.

Istri yang seperti ini juga ada penyakit hati dalam hidupnya. Dan wanita yang seperti ini rawan akan masalah dan membuat suaminya dalam posisi yang tidak menyenangkan.

Dampak dari masalah ini:

Sekali lagi ini hanyalah masalah penyakit hati. Akibatnya nggak jauh-jauh dari perasaan nggak senang, perasaan kecewa, perasaan sesak di jiwa. Masalah selanjutnya adalah meluas pada ketidak harmonisan hubungan keluarga. Perasaan nggak percaya dan merasa nggak adil akan selalu mewarnai kehidupan sehari-hari. Begitu juga nantinya hubungan komunikasi dengan mertua atau keluarga mertua, akan ada embel-embel yang kurang baik.

Bagaimana mengatasinya ?

Karena ini adalah masalah penyakit hati, maka obatnya adalah kembali pada ajaran agama. Di sini adanya pemahaman yang mendalam soal prinsip keadilan. Kedua belah pihak harus peka perasaan dan kondisi. Tidak harus ada deklarasi pembagian pemberian untuk keluarga istri sekian dan keluarga suami sekian. Yang penting adalah sesuai dengan situasi dan kondisi. Semua pihak harus bisa membaca kondisi kapan harus memberi dan kapan tidak memberi.

Tetapi orang yang serakah tetap saja dalam kondisi apapun akan merasa tidak puas dengan semua hal yang telah dilakukan, baik itu sebenarnya sudah adil atau tidak. Lha wong sudah adil saja masih salah, apa lagi tidak adil.

Ini teori, prakteknya kadang susah !

Iya, akan susah jika memang wataknya adalah serakah. Tetapi jika ajaran agama yang dijadikan pedoman, insyaAllah akan bisa melegakan semua pihak.

Pintu-pintu selingkuh | Periksa diri apakah pintu selingkuh sedang Anda buka !


Selingkuh itu indah ! Selingkuh itu bisa terjadi kapan saja kepada siapa saja dan dimana saja. Selingkuh itu selalu berakhir bencana !

Banyak orang yang menyatakan selingkuh itu indah, indah sesaat tetapi endingnya selalu mengerikan. Ada juga yang mengatakan pokoknya kalo kekasihku atau pendamping hidupku selingkuh, lebih baik aku bunuh semuanya !

Artikel ini akan membahas pintu-pintu selingkuh atau penyebab terjadinya selingkuh. Silahkan cek diri kita masing-masing, barangkali kita sedang membuka pintu selingkuh untuk diri kita atau juga pasangan kita.

Ada dua yang akan aku sampaikan disini, yaitu untuk yang belum menikah dan bagi yang sudah menikah ! Bagi yang belum menikah cukup baca bagian pertama saja ! Lanjutkan membaca “Pintu-pintu selingkuh | Periksa diri apakah pintu selingkuh sedang Anda buka !”

Ha ha ha – Bertemu jodoh itu aneh – Pengalamanku sendiri !


Duh ini dia cerita yang ingin aku simpan di blog ini sejak lama. Pokoknya kalo inget soal yang satu ini sampe sekarangpun aku masih belum percaya 100% bahwa aku mengalaminya… Yaa.. itu dia masalah jodoh.. !

Mungkin cerita ini terlalu pribadi bagi beberapa orang, tapi aku hanya ingin share bahwa yang namanya jodoh itu ada di tangan Allah SWT.

Hayoooo yang belum nikah catatlah cerita ini sebagai referensi mencari jodoh. Pokoknya urusan jodoh itu tidak bisa ditebak kapan, dengan siapa dan dimana bertemunya. Wakakakaaa….silahkan baca sendiri, nanti terserah mau dibilang tragis atau romatis atau bahkan sadis… tapi yang jelas  cerita di bawah ini bagiku menjadi kesimpulan bahwa jodoh itu lucu…

Inilah pengalamanku sendiri bertemu dengan jodohku. Yaah inilah masa laluku. Saat dimana aku belum mendapatkan hidayah. Jujur aku telah jatuh hati pada seorang gadis di desaku sendiri cwiittt… cwiittt. ffwiiittt…. Aku gak akan cerita masa-masa pacaran dengannya. Hanya endingnya saja yang akan aku ceritakan. he he he.. :mrgreen:

Kami berpacaran sejak aku kelas tiga sma dan dia kelas tiga smp… wooow cinta monyet…  kwakk kwaakk kwaak…. Tapi itulah kami … seiring berjalannya waktu kami bisa mempertahankan jalinan cinta itu sampai sekitar 4 tahun lamanya. Walau terpisahkan oleh jarak bahkan sebrang laut (aku di Medan, dia di Banyumas). Walau godaan cobaan datang silih berganti, tetapi jalinan kasih itu makin menguat sampai akhirnya pada tahun ke empat ulang tahun kami jadian aku melamarnya bersama ayahku.

Whuuaaa seneng rasanya… Hari H pernikahanpun kami susun sambil mengumpulkan kebutuhan pada saat hari itu tiba. Yah.. bulan pernikahanpun sudah semakin matang untuk tiba waktunya. Dalam masa-masa membahas kapan tanggal baiknya, terjadilah hal yang aku anggap aneh…

Beberapa hari sejak aku melamarnya aku ada acara kondangan di daerah wonosobo. Eee…… disana entah mengapa aku melihat seorang gadis imut berkerudung putih… cuaaakeeeppp banget….. begitu bening di hati… walau pertama baru lihat sepertinya udah lama kenaaaalll getooh…. 

Aneh yak ?
Sepertinya kalau aku melihat gadis itu koq hati ini rasanya adem, tidak seperti kalau aku melihat gadis tunanganku yang saat itu sedang menunggu hari H pernikahan. Wah aku pikir ini godaan untuk menguji kesetiaanku. Aku cuek aja…

Eeeee…. sekali lagi… Aku koq saat kenalan dengan gadis itu ngakunya masih bujang.. ( ya iyalah kan belum menikah dan masih sendiri … xixixiii … dasar lelaki… ). Entah apa juga yang dipikirkan gadis itu.. baru sekali ketemu koq malah ngirim surat sama aku yang isinya “Jika mas bisa menerima aku apa adanya, insyaAllah aku akan tunggu mas”. Mau cerita lengkap tentang penilaian gadis itu, silahkan liat di sini... Yaaa ketauan deh…

Hadooohh… apakah aku bermain api ?… apa aku karena saking gantengnya… bener dweh… swerr… aku waktu itu bingung gak karuan… koq bisa yaaa ???

Halah ngapain bingung orang udah punya tunangan koq mikirin gadis lain… Gila kalii yaaa. !

Kemudian aku balik lagi ke tunanganku bercerita ini dan itu tentang apa yang aku alami di wonosobo….. Eeeeee….. ini yang ketiga kali aku melongo… ternyata saat itu tunanganku juga punya cerita yang sama… dia cerita bahwa saat ini dia sedang dekat dengan seorang sopir angkutan pedesaan…

Hadooowhh…. berkobarlah api cemburuku…
Tapiii koq nyalanya gak gede banget yah… aku merasa ada peluang untuk juga mendapatkan gadis yang aku ketemu sekali di wonosobo… (dasar buaya…)

Hatiku semakin berkecamuk, antara setengah cemburu dan setengah seneng… xixixiii… dan ternyata benar seiring berjalannya waktu alasan aku dan tunanganku untuk memutuskan tali kasih itu semakin kuat. Nhaaa giliran orang tua yang kelabakan atas keputusan kami.

Kami putus dengan damai, orang tuaku membatalkan lamaran. Walau masih ada sedikit rasa sedih dan menyesal, akhirnya jalinan cinta yang kami jalin lebih dari 4 tahun berakhir sudah dengan alasan yang gak jelas.

Eeeeeee…. ini yang keempat kalinya aku melongo… entah ada angin apa aku koq ingin ke wonosobo menemui gadis manis berkerudung putih itu. Tau deh seakan jiwaku ada yang menuntun, saat aku bertemu dengan orang tuanya yang keluar dari mulutku adalah lamaran untuk meminang gadis itu sebagai istriku…

Daaannnn diterima, kemudian aku pamit pulang…. bla.. bla.. bla…

Sepanjang jalan aku gak habis pikir, baru seminggu yang lalu aku putus tunangan dengan pacar pertamaku… eeeehhh hari ini aku melamar gadis lain… Nggak salah nehh… ???

Eeeee….. ini bikin aku melongo yang kelima… Aku dapet kabar bahwa tunanganku yang gagal, besok malamnya dilamar oleh sopir angkutan itu… glek… aku menelan ludah gak percaya…  Ueeddan…

Masih shock dengan apa yang aku alami, aku terus nggak habis pikir… inikah jodoh….

Singkat cerita dua bulan sejak hari terakhir dengan tunanganku yang pertama, dia akhirnya resmi menikah dengan sopir angkutan itu. Dan aku setahun kemudian….

Whuaaa… itulah jodoh… gak bisa aku mengerti dan tidak bisa aku rencanakan. Oleh karena itu pesanku buat temen-temen semua :

  1. Jangan memaksakan diri terhadap jodoh. Jangan karena alasan sudah cinta mati maka kalo nggak sama dia maka gak mau menikah. Percayalah ketika anda melihat pertama kali jodoh anda, maka Cinta yang selama ini ada akan kalah… Perasaan sayang anda pada kekasih anda selama ini akan kalah dengan perasaan aneh yang akan anda rasakan terhadap jodoh anda.
  2. Yakinlah jika belum jodoh walau diikat dengan apapun termasuk tali pertunangan bahkan pernikahan, kalau bukan jodohnya yaa akan putus juga. Contohnya aku…

Yaa itulah sepenggal kisahku mengenai jodoh. Tentunya ada hal lain dibalik itu mengapa aku juga tega meninggalkan calonku yang pertama. Sengaja aku gak cerita di sini karena tema tulisan ini hanya membahas keanehan jodoh…

Marii kalau ada temen-temen yang udah nikah, boleh share di sini tentang pengalaman bertemu dengan jodoh…