Obsesi dan imajinasi anak SD kelas 5 tentang motor dan modifikasinya


Tak sengaja aku kemarin menemukan buku gambar seorang anak SD kelas 5 di sebuah daerah pelosok, hampir gunung lah. Dapat memberiku gambaran mengenai pola pikirnya terhadap dunia motor.

image

Bukan motor standar keluaran dari pabrik, tetapi adalah motor yang sudah modifikasi untuk menunjukan eksistensinya mengenai gaya dan group.

image

image

Aku nggak bisa berkomentar banyak untuk mencoba menganalisa cara berpikir kreatif anak ini terhadap motor yang dilukisnya. Yang jelas anak SD ini sudah memiliki obsesi sendiri mengenai motor yang dalam bayangan dia dapat dimiliki seperti yang ia gambar. Mungkin bro maskur atau mas pb, mas ardiyantoyugo bisa berkomentar karena sering membahas motor.

Jika sebuah gang ada tante girang, berondong, pedophil, anak sd sudah suka sex !


Ngenes lagi denger cerita dari seorang temen yang baru saja meninggalkan sebuah daerah kos-kosan karena nggak betah sama lingkungan rumah kos yang sudah ada orang-orang seperti dalam judul tulisan ini. Ini baru sebuah sudut kampung perumahan di jakarta, bagaimana dengan kota lain ?

Jam 10 pagi, aku ketemu dengan seorang temen yang dulu tinggal satu kos, lebih tepatnya kontrakan. Aku sudah ada 5 tahun meninggalkan rumah kontrakan itu karena sudah menemukan rumah yang lebih baik. Nhaa temenku baru beberapa bulan terkhir tetapi masih sering berkomunikasi dengan tetangga-tetangga di sana.

Nggak usah tanya dimana lokasinya, yang jelas aku yakin banyak tempat yang sudah sepert ini. Sebuah komplek perumahan (bukan perumahan mewah/apartemen). Di sana ada tante girang yang ketahuan sudah sering berbuat mesum dengan sorang anak laki-laki tetangganya yang masih sma.

So.. damn… berondong itu bener-bener ada yak ? bahkan untuk kalangan biasa sekalipun ada yang jadi tante girang dan ada langganan berondongnya yang masih sma.

Kemudian ada anak cewek seumuran tk yang sukanya pakai baju seksi banget yang sering dirubung anak-anak cowok sd dan sering bermain pornoaksi di pojok-pojok gang yang sepi walau masih menggunakan pakaian anak-anak cowok menggesek-gesekan burungnya ke pantat anak cewek tersebut…

Byuh… mo jadi apa anak-anak ini bermainnya kaya gini, dan orang tuanya cuek-cuek aja nggak mau tau, pokoknya taunya anak ceweknya bermain dengan seuisianya itu masih baik-baik saja…

Sepertinya keputusan untuk meninggalkan tempat itu memang sebuah jalan untuk lebih selamat, terutama anak-anak yang belum mengerti baik buruk.

Daun kentut-kentutan – sisi jahil masa kecilku, bikin satu ruang kelas bau kentut semua


Satu lag ingatanku ketika masih SD, ternyata aku pernah jahil juga. Eh bukan pernah sih, tapi sering. He he he… kemarin hari aku ceritakan tentang nasi goreng bumbu ludah dan ingus, sekarang aku mau cerita tetang sebuah daun yang baunya sangat melebihi bau kentut. Seru deh pokoknya… tapi jangan ditiru yaaa…

image

Gambar di atas adalah daun kentut-kentutan (godong ntut-ntutan). Daun ini aku temukan kemarin ketika lagi memfoto pohon senggani. Salah satu buah yang mirip blueberry, manis dan legit kalau sudah mateng.

image

Aku punya cerita sendiri soal daun ini. Yaaa sekarang nyesel sih, tapi kalo ingat jadi pengin ketawa.

Daun ini sebenarnya enak jika di sayur bening, mirip dengan daun kelor yang kalau mentah itu baunya sangat nggak enak, tapi kalau sudah dimasak rasanya sangat enak.

image

Kalau daun ini dilumat-lumat (diwenyed) itu akan mengeluarkan bau sangat tidak enak, yaitu bau kentut.

Jadi dulu aku sering mbawa daun ini ke kelas ketika masih sd. Aku gosok-gosokin di bangku-bangku temen. Sengaja aku datang pagi untuk melancarkan aksi. Kemudian aku pulang lagi ke rumah ran ntar pura-pura datang telat. Pokokny ruangan itu… byuuhhhh baunya…  harum jamban pokoknya.

image

Itu kalau lagi agak baik, semua temen dapet baunya. Kalau aku lagi kesel sama seorang temen, aku gosok aja tuh daun di laci atau bangku temen itu. Dan ntar pasti akan dibully temen-temen lain kalau dia itu bau banget kentut.

image

Nhaaa yang parah itu pernah aku kesel sama pak gurunya. Ha ha ha… tau deh yang aku lakukan itu ngewenyed atau mbecek-mbecek daun in sebanyak-banyaknya dan diolesih ke meja, laci dan kursi pak guru. Kebayang yang terjad kan… pokoknya oak gurunya nggak betah duduk dimejanya…. wakakakaaaa…..

Dan beruntungnya, sampa hari ini tidak ada temenku yang tau soal ini, in rahasia pribadi yang aku simpan pendam sampai hari ini aku tulis di sini.

Maafkan saya pak guru, saya sering bikin hal-hal menjijikan di luar sepengetahuan pak guru semua. Dan saya sekarang membuktikan kalau anak yang dulu kecilnya banyak ide dan iseng itu kelak akan menjadi anak yang cerdas.

Kata-kata pak guru yang dulu ajarkan sangat bermanfaat buat saya sampai sekarang. Salam sungkem….

Posted from WordPress for Android via EK GC100

Plorodan – Cerita anak tentang musim hujan


Sejenak aku teringat bahwa masa kecilku tidak separah hari-hariku seperti musim hujan diakhir tahun 2013 ini. Hujan tidak berani kehujanan, khawatir sakit karena air hujannya tidak bersih. Hujan tidak berani hujan-hujanan mengajak si kecilku mainan air di luar rumah, padahal dulu ketika aku seumuran mereka, hujan-hujanan sambil main tanah dan lumpur adalah sesuatu yang sangat membahagiakan.

Plorodan !
Bisa digambarkan seperti ini, batang pisang yang besar dipotong sekitar panjangnya 50cm. Terus di salah satu sisinya diiris setebal 10cm sehingga mirip huruf D kalau dilihat dari sisi bulatnya. Kemudian cari tanah datar yang miring atau landai dengan kemiringan minimal 30 derajat. Kemudian pasang batang pisang tersebut dengan sisi yang rata di tanah, kemudian naikin sambil duduk dan meluncurlah ke bawah.

Mungkin pada saat awal meluncurnya ke bawah kurang lancar karena tanah masih kering. Tetapi ketika tanah sudah licin oleh air batang pisangnya, akan semakin kenceng dan cepat meluncurnya ke bawah. Dan akan makin asyik kalau makin panjang meluncurnya.

Masih nggak kebayang ?

Iya saya maklum, karena itu tidak lazim menjadi mainan anak kecil. Mungkin hanya saya waktu itu yang saking kreatifnya untuk mencari permainan yang mengasyikan. Disamping itu aku yakin jarang anak yang bermain plorodan menggunakan batang pisang seperti saya, karena resikonya itu pasti baju itu akan kotor sekali dan nggak akan bisa dibersihkan karena getah pisang akan macet di celana. Dan dulu saya itu langganan di jewer dan dimarahin sama emak karena celana seragam SD pasti belang-belang warna coklat karena getah pisang.

Cerita Anak SD – Mak jleb itu ketika melihat cewe yang disukai jadian sama temen sendiri


Anak SD sekarang … udah kaya anak SMA jamanku dulu, 15 tahun yang lalu. Mereka sekarang udah kenal yang namanya jatuh cinta, putus cinta, dikhianati, mendua. Hadoooooh…. ini kemerosotan moral akibat juga program-program acara televisi yang tidak ada filter. Dan juga tren pergaulan yang kalau jomblo itu adalah sebuah bencana.
Lanjutkan membaca “Cerita Anak SD – Mak jleb itu ketika melihat cewe yang disukai jadian sama temen sendiri”