Journal Pediatric, Oktober 2009 – Semakin lama menyusui, semakin berkurang gangguan mental pada anak dan remaja


Rupanya para ilmuwan barat sudah ada yang perhatian mengenai wanita-wanita yang tidak mau menyusui anaknya atau mengganti susunya dengan susu sapi. Hasilnya dari penelitian yang melibatkan banyak sampel itu cukup mengejutkan, yaitu kurangnya pemberian ASI pada anak berpengaruh pada gangguan mental ketika manusia itu masih anak-anak dan remaja.

Ini mengingatkanku pada kondisi anak-anak kecil sekarang yang sudah jauh sekali dari etika dan kesopanan. Walaupun nggak semuanya, tapi aku lihat cenderung anak-anak sekarang itu berbeda banget dengan jamanku. Dulu anak kecil itu sangat hormat pada orang tua, sama orang lain aja yang lebih tua itu menghormati, misalnya lewat di depannya ya permisi, apa lagi sama orang tuanya. Tapi anak-anak sekarang ampuun dah. Lanjutkan membaca “Journal Pediatric, Oktober 2009 – Semakin lama menyusui, semakin berkurang gangguan mental pada anak dan remaja”

Duhai Pendampingku


Di hatimu tersimpan cinta yang suci
Serta mendalam pernikahan dari beda dunia
Meski kau terbiasa hidup tanpa perih
Namun kau ikhlas hidup bersahaja
Namun bahagia

Duhai pendampingku, akhlakmu permata bagiku
Buat aku makin cinta
Tetapkan selalu janji awal kita bersatu
Bahagia sampai ke surga

Maafkan aku jika tak bisa sempurna
Karena ku bukan lelaki yang turun dari surga
Ketulusan hatimu anugerah hidupku
Doakan langkah kita tak berpisah
Untuk selamanya

Sampai ke surga….

#edcoustic

Istriku di rumah yang kedua


Mulai awal tahun pelajaran baru 2011, ada sedikit perubahan jadwal hidupku yaitu harus berbagi waktu secara adil untuk keluargaku di rumah pertama dan di rumah kedua. Iya, mulai bulan juli kemarin aku telah menempati dua rumah secara bergantian. Semua ini demi mengejar tempat dan kualitas pendidikan anakku. Iyah, ditempat baru inilah anakku sekolah dan menikmati masa kecilnya bermain dan sekolah sebagaimana aku waktu kecil.

Sebagai orang tua yang pengin memberikan yang terbaik bagi anak, aku dan istriku memutuskan untuk menyekolahkan jagoan pertamaku di sebuah lingkungan (hampir seperti pondok) yang lokasinya jauh dari tempat tinggal asli. Karena jauhnya inilah, kami memutuskan untuk menyewa sebuah rumah untuk selama anakku sekolah TK.

Lhah… apa di sekitar komplek tempat tinggal yang lama nggak ada ?
Ada sih, cuma nggak sesuai dengan kriteriaku dan istriku. Lagi pula dalam masa anak-anak, aku ingin anakku bisa menikmati masa kecilnya di sebuah lingkungan yang masih sejuk, banyak temen dan suasananya masih kampung (orang-orangnya nggak individualis). Hal itulah yang tidak aku dapatkan di tempat tinggal asliku di jakarta.

Tulisan ini bercerita tentang sehari-hariku dan keluargaku berada di dua rumah yang berjauhan. Ternyata membutuhkan perjuangan dan kesabaran untuk menjalaninya. Harus bisa berbagi dengan rumah pertama agar semuanya ke urus. Aku jadi membayangkan bagaimana repotnya orang yang mempunyai lebih dari satu istri mengurus keluarganya secara adil. Uugghhh berat kayaknya…..

Hari pertama aku dan keluargaku tinggal di kontrakan itu, terkena gatal-gatal di seluruh badan. Ternyata penyebabnya adalah uler bulu. Maklum, rumahnya berbatasan langsung dengan kebun. Jadi wajar banyak hewan-hewan kecil seperti uler, semut merah, belalang, jangkrik sering masuk rumah. Tak ketinggalan condolpun juga sering masuk rumah. Ini dari soal lingkungan alamnya. Lanjutkan membaca “Istriku di rumah yang kedua”

Pintu-pintu selingkuh | Periksa diri apakah pintu selingkuh sedang Anda buka !


Selingkuh itu indah ! Selingkuh itu bisa terjadi kapan saja kepada siapa saja dan dimana saja. Selingkuh itu selalu berakhir bencana !

Banyak orang yang menyatakan selingkuh itu indah, indah sesaat tetapi endingnya selalu mengerikan. Ada juga yang mengatakan pokoknya kalo kekasihku atau pendamping hidupku selingkuh, lebih baik aku bunuh semuanya !

Artikel ini akan membahas pintu-pintu selingkuh atau penyebab terjadinya selingkuh. Silahkan cek diri kita masing-masing, barangkali kita sedang membuka pintu selingkuh untuk diri kita atau juga pasangan kita.

Ada dua yang akan aku sampaikan disini, yaitu untuk yang belum menikah dan bagi yang sudah menikah ! Bagi yang belum menikah cukup baca bagian pertama saja ! Lanjutkan membaca “Pintu-pintu selingkuh | Periksa diri apakah pintu selingkuh sedang Anda buka !”

Tips menjaga keutuhan rumah tangga dikala banyak godaan


Udah mulai sehat, nulis lagi ah… Tapi kali ini agak pusing bacanya. Kalau biasanya artikelku merupakan bacaan ringan, kali ini perlu mikir. Awalnya adalah ummi bercerita kalau mba-mba depan rumah seneng nongkrong di rumah sebelah karena banyak cowoknya.

Halah peduli amat urusan orang, mau selingkuh kek, mau pacaran kek, mau hamil kek, mau ngapain lah terserah, itu urusan pribadi orang ! Bukan, ini bukan mau nyampurin urusan orang lain, tapi pengingat buatku biar tercatat abadi di wordpress.

Keutuhan rumah tangga menurutku tergantung pada 4 hal, yang nomor 1 adalah kunci dari semua hal.

PERTAMA
Pemahaman terhadap ilmu agama. Dari sini dapat dijadikan tolak ukur keharmonisan keluarga. Bandingkan keluarga ikhwan+akhwat dengan keluarga orang yang jauh dari agama. Ketenangan dalam keluarga akan terasa sekali pada keluarga ikhwan. Permasalahan hidup akan berfungsi sebagai penambah kecintaan.

KEDUA Lanjutkan membaca “Tips menjaga keutuhan rumah tangga dikala banyak godaan”