Duhai Pendampingku


Di hatimu tersimpan cinta yang suci
Serta mendalam pernikahan dari beda dunia
Meski kau terbiasa hidup tanpa perih
Namun kau ikhlas hidup bersahaja
Namun bahagia

Duhai pendampingku, akhlakmu permata bagiku
Buat aku makin cinta
Tetapkan selalu janji awal kita bersatu
Bahagia sampai ke surga

Maafkan aku jika tak bisa sempurna
Karena ku bukan lelaki yang turun dari surga
Ketulusan hatimu anugerah hidupku
Doakan langkah kita tak berpisah
Untuk selamanya

Sampai ke surga….

#edcoustic

Minah – tega temen kowe ninggalna aku – nikah karo pak lurah


Minah …

Aduh minah…. tek enteni awit bocah
Janjine rampung sekolah…. kowe karo aku nikah

Aduh minah…. sebab pengaruh rupiah
Kowe siki dadi owah…. pengin urip serba mewah

Ragadmu sekolah, tek rewangi nganti adol sawah
Bareng lulus malah, kowe nampani goteke pak lurah

Aduh minah terpaksa aku sing ngalah
Siki aku uwis pasrah, wis pestine Gusti Allah

Minaaaaaaaahhhh…… Lanjutkan membaca “Minah – tega temen kowe ninggalna aku – nikah karo pak lurah”

Ohh noo ternyata pertemuan sahabatku dengan jodohnya lebih seru !


Aku kira apa yang aku alami soal pertemuan dengan jodohku termasuk hal yang luar biasa (lebay :mrgreen: )… ini nih yang aku share di sini :
https://ahsanfile.wordpress.com/2010/06/27/ha-ha-ha-bertemu-jodoh-itu-aneh-pengalamanku-sendiri

Eeeee…. ternyata ada yang lebih seru lagu… 😥 😥 😥 Aku kira hal gila dalam mencari jodoh hanya aku yang melakukan. Disaat aku sedang menunggu hari pernikahan dengan tunanganku… eeeh malah aku melamar gadis lain… xixiii

Seperti apa sih ceritanya ? Yuk kita ikuti kisah berikut ini.

Sahabatku… dia adalah laki-laki pendiam tapi penuh dengan kebahagiaan. Kami kenal sudah lama dan ketika kami masing-masing sudah menikah. Tapi baru kemarin becerita tentang awal kenal dulu dengan istrinya… Wooooo ceritanya sungguh membuatku terherab-heran…

Dia becerita telah punya pacar yang didapat eh dikenal dari salah seorang temen satu kerjaan. Cinta bersemi seiring dengan seringnya waktu tiap hari bertemu di pabrik.

Semakin hari niat semakin bertambah seiring dengan usia yang makin dewasa, akhirnya sahabatku dan pacaranya merencanakan untuk melangkah ke jenjang yang lebih serius yaitu pernikahan. Karena sama-sama perantauan di jakarta maka pulang dengan rencana nanti untuk lamaran. Sahabatku asli Demak dan pacaranya asli Pekalongan (cukup jauh)

Nah hari yang dinantikan telah tiba. Rombongan keluarga sahabatku berangkat dari Demak menuju ke Pekalongan. Sesampainya di rumah pacarnya, hal yang heboh terjadi… saat itulah sahabatku bertemu dengan jodohnya…

Lha iya emang mau ngelamar pacarnya, udah jelas kan siapa jodohnya… Eittss tunggu dulu… !

Pada saat perkenalan keluarga (biasa lah kalo baru bertemu ya saling memperkenalkan anggota keluarga) sahabatku entah apa yang merasuki pikirannya tiba-tiba berubah pikiran untuk tidak jadi melamar pacaranya.

Saat itu juga sahabatku jatuh hati pada kakak perempuan pacarnya…
Acara lamaran hari itu bubaran dan berganti dengan kehebohan yang gak bisa dimengerti oleh semua orang (katanya sih sahabatku juga gak mengerti koq kenapa hatinya tertarik sekali sama kakak perempuan pacarnya)

Kata sahabatku, kalo secara kecantikan jaaauuuuuuuuhhh… antara pacaranya dan kakak perempuannya. Pacarnya itu cakep, cantik, luwes, dan tinggi. Pokoknya kalo ketemu pasti naksir lah…

Sementara kakak perempuannya itu keciiiiiillll, iteeeeemmmm…. pacar sahabatku itu tingginya kalo gak salah katanya se telinga sahabatku. Sementara kakak perempuannya tigginya cuma tengah-tengah antara ketiak dengan pinggang. Jadi yaaa emang kecil dan pendek.

Pokoknya kalau dibandingkan ama pacaranya waktu itu jauh sekali perbedaanya… Dan kakak perempuann itupun iya-iya aja… menerima lamaran orang yang baru dikenalnya. Jadi ceritanya hari itu niatnya mau melamar pacarnya, tapi malah yang dilamar adalah kakak perempuannya.

Yang shock berat adalah orang tua sahabatku. Karena perubahan itu. Dan anehnya pacar sahabatku ini juga nggak merasa sakit hati atau apa…Pokoknya hari itu yang shock cuma para orang tua !

Kemudian sahabtaku pulang dengan sepertinya belum percaya dengan yang dilakukannya barusan. Masih terbayang minggu yang lalu masih berjalan bergandengan mesra di jakarta, mulai hari itu hal itu sudah terlarang, karena sekarang sahabatku adalah tungangan dari kakak pacarnya. Orang yang baru dilihatnya sekali tapi langsung jatuh cinta…

Waktu berlalu dan pernikahanpun terjadi… sampai sekarang sababatku dan istri mungilnya itu sudah dikaruniai satu orang anak dan mau punya adik lagi (sedang hamil 6 bulanan)….

Whaaa…. gila… jodoh begitu yah….

Ha ha ha – Bertemu jodoh itu aneh – Pengalamanku sendiri !


Duh ini dia cerita yang ingin aku simpan di blog ini sejak lama. Pokoknya kalo inget soal yang satu ini sampe sekarangpun aku masih belum percaya 100% bahwa aku mengalaminya… Yaa.. itu dia masalah jodoh.. !

Mungkin cerita ini terlalu pribadi bagi beberapa orang, tapi aku hanya ingin share bahwa yang namanya jodoh itu ada di tangan Allah SWT.

Hayoooo yang belum nikah catatlah cerita ini sebagai referensi mencari jodoh. Pokoknya urusan jodoh itu tidak bisa ditebak kapan, dengan siapa dan dimana bertemunya. Wakakakaaa….silahkan baca sendiri, nanti terserah mau dibilang tragis atau romatis atau bahkan sadis… tapi yang jelas  cerita di bawah ini bagiku menjadi kesimpulan bahwa jodoh itu lucu…

Inilah pengalamanku sendiri bertemu dengan jodohku. Yaah inilah masa laluku. Saat dimana aku belum mendapatkan hidayah. Jujur aku telah jatuh hati pada seorang gadis di desaku sendiri cwiittt… cwiittt. ffwiiittt…. Aku gak akan cerita masa-masa pacaran dengannya. Hanya endingnya saja yang akan aku ceritakan. he he he.. :mrgreen:

Kami berpacaran sejak aku kelas tiga sma dan dia kelas tiga smp… wooow cinta monyet…  kwakk kwaakk kwaak…. Tapi itulah kami … seiring berjalannya waktu kami bisa mempertahankan jalinan cinta itu sampai sekitar 4 tahun lamanya. Walau terpisahkan oleh jarak bahkan sebrang laut (aku di Medan, dia di Banyumas). Walau godaan cobaan datang silih berganti, tetapi jalinan kasih itu makin menguat sampai akhirnya pada tahun ke empat ulang tahun kami jadian aku melamarnya bersama ayahku.

Whuuaaa seneng rasanya… Hari H pernikahanpun kami susun sambil mengumpulkan kebutuhan pada saat hari itu tiba. Yah.. bulan pernikahanpun sudah semakin matang untuk tiba waktunya. Dalam masa-masa membahas kapan tanggal baiknya, terjadilah hal yang aku anggap aneh…

Beberapa hari sejak aku melamarnya aku ada acara kondangan di daerah wonosobo. Eee…… disana entah mengapa aku melihat seorang gadis imut berkerudung putih… cuaaakeeeppp banget….. begitu bening di hati… walau pertama baru lihat sepertinya udah lama kenaaaalll getooh…. 

Aneh yak ?
Sepertinya kalau aku melihat gadis itu koq hati ini rasanya adem, tidak seperti kalau aku melihat gadis tunanganku yang saat itu sedang menunggu hari H pernikahan. Wah aku pikir ini godaan untuk menguji kesetiaanku. Aku cuek aja…

Eeeee…. sekali lagi… Aku koq saat kenalan dengan gadis itu ngakunya masih bujang.. ( ya iyalah kan belum menikah dan masih sendiri … xixixiii … dasar lelaki… ). Entah apa juga yang dipikirkan gadis itu.. baru sekali ketemu koq malah ngirim surat sama aku yang isinya “Jika mas bisa menerima aku apa adanya, insyaAllah aku akan tunggu mas”. Mau cerita lengkap tentang penilaian gadis itu, silahkan liat di sini... Yaaa ketauan deh…

Hadooohh… apakah aku bermain api ?… apa aku karena saking gantengnya… bener dweh… swerr… aku waktu itu bingung gak karuan… koq bisa yaaa ???

Halah ngapain bingung orang udah punya tunangan koq mikirin gadis lain… Gila kalii yaaa. !

Kemudian aku balik lagi ke tunanganku bercerita ini dan itu tentang apa yang aku alami di wonosobo….. Eeeeee….. ini yang ketiga kali aku melongo… ternyata saat itu tunanganku juga punya cerita yang sama… dia cerita bahwa saat ini dia sedang dekat dengan seorang sopir angkutan pedesaan…

Hadooowhh…. berkobarlah api cemburuku…
Tapiii koq nyalanya gak gede banget yah… aku merasa ada peluang untuk juga mendapatkan gadis yang aku ketemu sekali di wonosobo… (dasar buaya…)

Hatiku semakin berkecamuk, antara setengah cemburu dan setengah seneng… xixixiii… dan ternyata benar seiring berjalannya waktu alasan aku dan tunanganku untuk memutuskan tali kasih itu semakin kuat. Nhaaa giliran orang tua yang kelabakan atas keputusan kami.

Kami putus dengan damai, orang tuaku membatalkan lamaran. Walau masih ada sedikit rasa sedih dan menyesal, akhirnya jalinan cinta yang kami jalin lebih dari 4 tahun berakhir sudah dengan alasan yang gak jelas.

Eeeeeee…. ini yang keempat kalinya aku melongo… entah ada angin apa aku koq ingin ke wonosobo menemui gadis manis berkerudung putih itu. Tau deh seakan jiwaku ada yang menuntun, saat aku bertemu dengan orang tuanya yang keluar dari mulutku adalah lamaran untuk meminang gadis itu sebagai istriku…

Daaannnn diterima, kemudian aku pamit pulang…. bla.. bla.. bla…

Sepanjang jalan aku gak habis pikir, baru seminggu yang lalu aku putus tunangan dengan pacar pertamaku… eeeehhh hari ini aku melamar gadis lain… Nggak salah nehh… ???

Eeeee….. ini bikin aku melongo yang kelima… Aku dapet kabar bahwa tunanganku yang gagal, besok malamnya dilamar oleh sopir angkutan itu… glek… aku menelan ludah gak percaya…  Ueeddan…

Masih shock dengan apa yang aku alami, aku terus nggak habis pikir… inikah jodoh….

Singkat cerita dua bulan sejak hari terakhir dengan tunanganku yang pertama, dia akhirnya resmi menikah dengan sopir angkutan itu. Dan aku setahun kemudian….

Whuaaa… itulah jodoh… gak bisa aku mengerti dan tidak bisa aku rencanakan. Oleh karena itu pesanku buat temen-temen semua :

  1. Jangan memaksakan diri terhadap jodoh. Jangan karena alasan sudah cinta mati maka kalo nggak sama dia maka gak mau menikah. Percayalah ketika anda melihat pertama kali jodoh anda, maka Cinta yang selama ini ada akan kalah… Perasaan sayang anda pada kekasih anda selama ini akan kalah dengan perasaan aneh yang akan anda rasakan terhadap jodoh anda.
  2. Yakinlah jika belum jodoh walau diikat dengan apapun termasuk tali pertunangan bahkan pernikahan, kalau bukan jodohnya yaa akan putus juga. Contohnya aku…

Yaa itulah sepenggal kisahku mengenai jodoh. Tentunya ada hal lain dibalik itu mengapa aku juga tega meninggalkan calonku yang pertama. Sengaja aku gak cerita di sini karena tema tulisan ini hanya membahas keanehan jodoh…

Marii kalau ada temen-temen yang udah nikah, boleh share di sini tentang pengalaman bertemu dengan jodoh…