Memilih snack untuk acara rapat atau meeting yang menyehatkan


Sering kita ikut acara rapat atau meeting di kantor. Di sana ada snack yang disuguhkan untuk selingan acara. Dan seringnya snack itu pesen dari catering atau sedapatnya saja. Mulai dari roti, kue-kue, dan makanan olahan lainnya. Tak jarang adalah makanan pabrik seperti kerupuk, keripik, pilus sampai permen.

Nggak masalah sih kalau nggak sering-sering. Tapi kalau keseringan makan yang ada bahan makanan tambahan seperti pewarna kan krang baik. Lanjutkan membaca “Memilih snack untuk acara rapat atau meeting yang menyehatkan”

Cara mengatasi rasa bosan ketika rapat – Cara asyik mengupas jeruk


Rapat atau meeting atau diskusi kadang itu mengasyikan, seru, dan membuat bersemangat. Tetapi kadang juga sangat menyebalkan karena misalnya pembawa acaranya nggak enak ngomongnya atau di sana cuma jadi kambing congek nggak ada yang bisa dilakukan kecuali duduk manis dan mendengarkan orang lain ngomong.

Ada hal yang bisa dilakukan agar nggak bosan. Kalau ditinggal pergi atau disambi tidur jelas nggak mungkin. Paling tidak masih dalam ruangan rapat, sambil berempati pada peserta meeting yang lain atau yang sedang berbicara. Lanjutkan membaca “Cara mengatasi rasa bosan ketika rapat – Cara asyik mengupas jeruk”

Dosa masa lalu – Mengapa makanan di kebun tetangga lebih enak yah ?


I’m a villager, aku wong deso, aku anak desa !
Lagi, sebuah cerita tentang kehidupan anak desa yang jauh di pelosok, di pedalaman desa yang letaknya di perbukitan serayu kidul … silahkan cari di peta atau google maps, aku jamin tidak akan ditemukan 😀

Aku kalo inget perilakuku masa kecil (yang tentunya orang ini nggak akan tau walau tetanggaku) aku sangat bangga pada diriku. Intinya aku tuh dulu anaknya lincah banget soal urusan naik-naik pohon, nyuri buah di kebun orang dan lempar batu di pohon mangga orang. Mungkin masku ini akan bertanya, pohon mangga siapa, soalnya di rt kami waktu itu nggak ada yang punya pohon mangga. Dan itulah aku, mengembara sampai desa sebelah demi sebuah pohon mangga favorit, walaupun mangga itu milik orang…. hi hi hi…

Dulu, salah satu aktivitas siang ahri setelah sekolah adalah bermain sambil mbantu orang tua sebisanya. Kalau nggak nyari rumput buat kambing ya cari kayu bakar, seperti yang aku ceritakan di postingan sebelumnya. Dan tentunya dengan kondisi alam yang masih pedesaan banget, aku dan biasanya bareng temen-temen desaku mencari rumput atau kayu bakar di manapun berada. Nggak peduli di kebun sendiri atau kebun orang. Bahkan cenderungnya kalau kebun sendiri utuh nggak dijarah. he he he … Lanjutkan membaca “Dosa masa lalu – Mengapa makanan di kebun tetangga lebih enak yah ?”