Pizza – buat Cemilan atau buat Makan ?


Kalau melihat asalnya, pizza seperti ini sepertinya adalah salah satu jenis porsi makan yang sudah cukup itu saja + minum dan selesai untuk makan siang atau makan malam.

image

Tapi kalau saya, walau sudah makan ini dan bahkan 1 porsi besar masih aja belum merasa kenyang. Apa sekedar perasaan atau memang ada semacam reaksi dari rumu biologis:

If (Perut + Nasi) {
Kenyang
} else {
Lapar
}

Padahal yang bener itu:

If (Perut + Makanan {
Kenyang
} else {
Lapar
}

Tetapi yang terjadi adalah :

If (Perut + Perasaan) {
Kenyang
} else If (Perut + Perasaan) {
Lapar
}

2 Comments Add yours

  1. ndu.t.yke berkata:

    Hmmm klo makannya seloyang sendiri sih nggak nyemil ya tapi heavy meal, hehehe. Jadi pengen…… #penggemarPizza

  2. Pamela Fitrah berkata:

    hahahaha pake dirumusin :p

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.