Foto detail hewan tongeret sedang menyamar dan suara-suaranya yang merdu !


Tongeret atau nggareng atau gareng atau welio adalah hewan yang jarang orang bisa melihatnya tetapi suaranya sudah jadi hiasan alami yang mengiringi waktu menjelang siang, siang dan senja hari dengan suaranya yang khas.

image

Tongeret ini sangat pandai bersembunyi dari hewan lain termasuk manusia meskipun suaranya sangat keras terdengar, tetapi butuh usaha yang ekstra untuk bisa melihatnya tanpa dia tau kalau ada yang datang mendekatinya. Coba lihat foto di atas, sekilas nggak kelihatan oleh siapapun kalau sebenarnya di sana ada seekor hewan sedang bertengger manis.

image

Padahal kalau kita bisa lebih dekat melihatnya, hewan ini indah untuk dilihat. Bentuknya mirip lalat tetapi ukurannya yang jauh lebih besar. Tongeret ada dua jenis yaitu kecil itu warnanya agak kecoklatan danĀ  kalau jenis yang ini adalah tongeret besar warnanya itu kehijauan.

image

Suara aku kira awalnya berasal dari gesekan sayapnya seperri jangkrik, tapi ternyata suara tongeret berasal dari perutnya yang bergetar. Silahkan lihat pada video pertama yang berhasil aku rekam di bawah ini. Oh iya untuk perbedaan suara tongeret dari siang sampai sore, ada tiga jenis suara yang akan berbeda tiap waktunya.

Bagi yang tinggal di daerah banyak pohonnya khususnya di pulau jawa, hewan jenis serangga ini selalu mewarnai suasana jam 10an dengan suara merdu yang menambah rasa nyaman.

Begitu juga jam 1an siang, membuat jiwa seolah terbuai dengan panasnya teriknya matahari. Akan membuat kita merasa nyaman untuk istirahat sambil menikmati angin sepoi-sepoi.

Ketika senja, suara tongeret akan berganti lagi menjadi kesanya itu sudah waktunya untuk masuk rumah. Rasa lelah ketika setelah seharian bekerja itu kerasa banget dengan suaranya yang seolah waktunya untuk masuk peraduan.

Pokoknya hewan tongeret ini ngangenin banget, akan mengingatkan suasana pedesaan yang hijau.

Burung Dara Goreng – Nikmatnya kuliner burung dara di wisata kuliner blimbing ria, genteng, surabaya


Sampai hari kemarin aku masih menganggap burung dara itu hanya burung peliharaan untuk hiburan dan hobby. Tetapi kemarin di surabaya aku menemukan kalau burung dara ini bisa diolah enak dengan cara digoreng. Nggak kolu untuk makan, cuma ngelihatin dan memfoto temen yang makan burung dara goreng ini. Nih dia…

image

Agak gimanaa gitu menyantap seekor burung kecil utuh dari kepala sampai bol. Terlalu sadis menurutku untuk memakan seekor utuh burung dara ini. Tapi ini masalah perasaan saja sih…

image

Kayaknya memang enak burung dara goreng ini. Gurih dan rasa bumbu bisa meresap sampai ke dalam. Nggak seperti ayam yang kadang harus pakai acara rendam bumbu segala.

Kalau ditanya rasanya bagaimana, aku jujur belum kolu (tega) untuk makan burung dara ini. Secara dulu burung dara adalah salah satu hewan kesayanganku yang aku pelihara…

Memfoto semut rangrang – Susah, sabar, digigit, dikeroyok sampai bikin orang pada heran


Siang ini aku menemukan pelajaran baru soal sebuah koloni semut yang tak terduga bahwa semut itu memiliki entah kecerdasan atau instinct yang luar biasa. Selain yang sudah diinformasikan oleh para ilmuwan soal semut rangrang ini, hal puar biasa lain yang membuatku karena untuk hewan sekecil dan sebanyak itu bisa seperti ini:

Semut rangrang itu bisa membedakan mana semut yang berasal dari satu koloni dan yang bukan. Jika ada semut berasal dari beda koloni mereka akan berkelahi sampai ada yang mati.

Bisa memperhitungkan jumlah kekuatan jika ada musuh. Jika mereka banyak maka mereka akan mengeroyok dan menyerang apapun yang dianggap berbahaya. Tapi jika jumlah mereka sedikit mereka memilih kabur dan melarikan diri.

Mereka jika sudah berhasil menggigit musuh (aku) akan berjuang sampai mati sambil mengeluarkan cairan dari mulutnya. Tapi jika belum berhasil menggigit mereka akan terus berlari menyelamatkan diri.

Mereka memiliki kesadaran untuk siapa yang akan berkorban atau menyerang musuh duluan. Seperti sudah punya kesepakatan, siapa yang paling dekat dia akan menyerang, sementara lainnya akan pergi menyelamatkan sarang atau telur-telur mereka.

Dan berikut ini foto-foto semut rangrang yang berhasil aku ambil barusan di sebuah taman belakang masjid. Beberapa waktu yang lalu ada seorang yang minta difotokan semut rangrang. Mungkin dia takut digigit semut ini he he he… tapi oke buatku karena aku juga menjadi penasaran sama semut ini karena ternyata susah dan butuh perjuangan untuk memfoto semut ini.

image

Ini foto semut rangrang yang sedang berhenti mengamatiku. Antena di kepalanya diangkat tinggi-tinggi sepertinya untuk memberitahu teman-temannya kalau ada sesuatu yang membahayakan. Karena nggak pakai lama, banyak banyak semut yang lain berdatangan.

image

Ini malah membuatku susah untuk memfoto fokus pada seekor semut. Harus sabar menunggj dan nggak bergerak agar mereka nggak lagi panik dan bubar karena gerakan-gerakanku dan kameraku.

image

Setelah tenang, barulah mereka hilir mudik lagi lewat di depan kamera tanpa curiga. Hanya sesekali berhenti memperhatikan ke arah kamera dan kemudian lewat lagi. Dan berikut foto-foto semut yang lebih fokus.

image

image

image

Saat aku mengambil foto-foto tersebut ternyata aku diperhatikan banyak orang karena kelihatan aneh. Jika aku berpikir sebagai orang-orang yang melihatku pasti akan heran, koq ada seorang yang tampangnya bukan orang gila tapi kelakuannya jengkang-jengkin di bawah pohon, berdiri lama tanpa gerak, jongkok lama sambil nungging…

Hadehhh… harap maklum ya… ini seorang lagi belajar fotografi tapi nggak pakai kamera dslr atau mirrorless… wakakaa…

Ekspresi muka kucing ketika sedang kencing atau boker !


Duh, ternyata aku nggak tau bahasa indonesianya yang sopan untuk “boker” tapi yang satu kata saja. Buang air besar kayaknya nggak pas, disamping terlalu sopan untuk hewan juga terlalu panjang nyebutnya. Lagian yang dibuang itu bukan air, tetapi semacam pasta, bukan barang cair kecuali sedang mencret…

Ini adalah foto ekspresi kucing ketika sedang kencing:

image

Dan yang ini ketika boker mucing ini balik badan menghindari mukanya kelihatan oleh orang (aku yang sedang melihatinya dan foto-foto). Dia malah menunjukan e’eknya padaku. Lanjutkan membaca “Ekspresi muka kucing ketika sedang kencing atau boker !”

Foto-foto hasil mancing ikan di kepulauan seribu !


Pada tulisan sebelumnya aku telah share tentang perjalanan menuju pulau seribu untuk mancing. Di sana aku lebih menjelaskan tentang perjalanannnya, kali ini tentang hasil memancingnya. Agar ketika membaca tulisan ini dapat terhubung ke tulisan sebelumnya, berikut beberapa share sebelumnya yang pernah aku tulis di sini tentang memancing.

  1. Liburan mancing ke pulau pramuka
  2. Suasana sampai di dermaga pulau pramuka
  3. Sekilas suasana di pulau pramuka, ibu kota kabupate kepulauan seribu
  4. Suasana perjalanan mancing, persiapan, alat-alat dan bakar ikan di atas kapal
  5. Cara pipis di kapal nelayan yang kecil jika ada penumpang berjenis kelamin lain

Oke sekarang tentang hasil mancingnya, ikan-ikan apa saja yang bisa aku pancing atau tim memncingku dapatkan. Dimulai dari yang paling istimewa aku mendapatkan ikan jambal atau ikan manyung.

image

Oh iya, maaf jangan dikomentari foto orang di atas, dia aslinya itu putih tetapi sedang gosong, tetapi karena tidak pakai pelindung muka dan kulit seperti sun block atau pakaian lengan panjang atau topi. Silahkan lihat-lihat saja untuk Anda yang belum pernah mancing di laut atau yang sedang penasaran untuk mancing di laut. Ini ikan-ikan di bawah ini yang kecil-kecil paling seukuran tiga jari sampai 2 kali telapak tangan. Lanjutkan membaca “Foto-foto hasil mancing ikan di kepulauan seribu !”